Kelebihan dan Kekurangan Honda Jazz GD3 i-DSI / VTEC

Kelebihan dan Kekurangan Honda Jazz GD3 i-DSI VTEC – Pada tahun 2003 – 2004, pangsa mobil hatchback di Indonesia memang lesu, tidak ada sosok pabrikan besar yang masuk ke kelas ini kecuali Chevrolet Aveo, Peugeot 206, Hyundai Matrix,  dan Suzuki Aerio.

Namun melihat peluang yang cukup besar untuk merajai kelas ini, akhirnya ATPM Honda menghadirkan hatchback mid-sizenya andalannya yaitu Honda Jazz GD3 di Indonesia pertama kali dengan cara di import secara utuh (CBU) dari Thailand.

Daya tarik masyarakat akan kehadiran mobil ini cukup bagus, ini dikarenakan mobil yang memiliki desain kompak ini membenamkan fitur yang cukup maju pada eranya. Ada dua varian yang dihadirkan dengan pilihan mesin i-DSI yang irit BBM dan juga VTEC yang memiliki performa tinggi. Masing-masing telah didukung dengan transmisi manual 5 percepatan dan transmisi otomatis 4 percepatan.

Dari segi eksterior, mobil ini sangat kental akan sensasi sporty, mulai dari bumper depan, grill hingga lampu utama yang meruncing ke bawah. Pada bagian interior, Anda akan disuguhkan dengan fitur yang melimpah, antara lain cup holder, kursi belakang dengan ultra seat untuk memperluas kapasitas bagasi sehingga Anda menjadi menempatkan barang bawaan yang banyak.

Baca Juga:  Tips Membeli Hyundai i20 Bekas

Untuk masalah handling dan performa, Anda dapat membaca selengkapnya di Perbedaan antara Honda Jazz GD3 Tipe VTEC dan i-DSI.

Pada Agustus 2006, mobil ini mendapatkan jatah facelift dengan adanya penambahan varian transmisi otomatis CVT (Continuously Variable Transmission) yang memiliki kelebihan pada perpindahan gigi tanpa hentakan sama sekali.

Perubahan kecil lainnya yaitu berupa desain dengan lekukan baru pada bumper dan belakang, velg yang lebih sporty serta lampu utama dengan mika berwarna hitam. Selain itu, fitur keselamatan seperti dual airbag, ABS, EBD, dan BA juga turut hadir pada varian ini.

Penjualan mobil ini berakhir pada akhir tahun 2007 dan dilanjutkan oleh Honda Jazz GE8 yang digadang-gadang sebagai generasi terbaik Honda Jazz hingga sekarang.

Spesifikasi  Honda Jazz GD3 i-DSI

  • Mesin : L15A, 1,5 liter 4 silinder segaris SOHC i-DSI.
  • Tenaga :  87 HP @5.500 RPM.
  • Torsi : 128 Nm @2.700 RPM.
  • Bore x Stroke 73.0 x 89.4 mm.
  • Rasio kompresi 10.4:1.
  • Rem depan cakram dan belakang tipe drum (tromol).
  • Fitur Radio/Tape/CD/MP3 dengan Head Unit Double DIN (CBU), tilt steering, PW, PS, CL, ultra seat, Electric Mirror.
Baca Juga:  Kelebihan dan Kekurangan Ford Ecosport

Spesifikasi  Honda Jazz GD3 VTEC

  • Mesin L15A, 1,5 liter 4 silinder SOHC VTEC.
  • Tenaga : 110 HP @5.800 RPM.
  • Torsi : 143 Nm @4.800 RPM.
  • Bore x Stroke 73.0 × 89.4 mm
  • Rasio kompresi 10.1:1
  • Rem cakram pada semua roda.
  • Fitur sama dengan versi i-DSI, dengan beberapa penambahan fasilitas keselamatan yang lengkap, lampu belakang LED, bodykit, pelipat spion otomatis dengan lampu sein.

Berikut beberapa informasi penting mengenai Kelebihan dan Kekurangan Honda Jazz GD3 i-DSI VTEC di Indonesia yang dijual sejak 2003 hingga 2007.

Kelebihan dan Kekurangan Honda Jazz GD3 i-DSI VTEC

Keunggulan Honda Jazz GD3

  • Akselerasi mumpuni.
  • Desain luar sangat sporty yang tak termakan jaman.
  • Stabil sekalipun dikemudikan dengan kecepatan tinggi.
  • Kabin lapang.
  • Sangat irit (i-DSI).
  • Performa tinggi (VTEC).
  • Harga jual bertahan.

Kelemahan Honda Jazz GD3

  • Setir terlalu ringan.
  • Kualitas material kabin terkesan murahan.
  • Suku cadang mahal.
  • Minim fitur keselamatan (versi sebelum facelift).
  • Desain sudah mulai usang.

Demikian beberapa informasi penting mengenai Kelebihan dan Kekurangan Honda Jazz GD3 i-DSI VTEC di Indonesia yang dijual sejak 2003 hingga 2007. Untuk Anda yang baru berkeluarga ataupun berjiwa muda mobil ini adalah pilihan yang sangat tepat. Selain harganya yang terjangkau, adanya varian VTEC yang memiliki performa di atas rata-rata akan membuat hasrat Anda terpenuhi. Baca juga:

Baca Juga:  Pilihan Mobil Hatchback Bekas Harga 60-80 Jutaan

Rekomendasi Hatchback 80 Jutaan Terbaik

error: