9 Kelebihan dan Kekurangan Cairan Ban Tubeless


Jaldayat.com – Ban tubeless semakin populer karena memiliki cairan anti bocor yang dapat meminimalisir kebocoran saat tertusuk benda tajam. Namun, penting untuk memahami kelebihan dan kekurangan cairan ban tubeless sebelum menggunakannya.

Cairan anti bocor ini diklaim mampu mengisi lubang secara otomatis dan mencegah tekanan ban berkurang drastis. cara menggunakan cairan ban tubeless sangat mudah, cukup masukkan cairan ke dalam ban melalui pentil dan cairan akan langsung menutup ban yang berlubang.

Kelebihan dan Kekurangan Cairan Ban Tubeless

Meskipun menawarkan kemudahan, cairan ban tubeless memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut penjelasan singkatnya!

Kelebihan Cairan Ban Tubeless

Kelebihan Cairan Ban Tubeless

Cairan anti bocor untuk ban tubeless memberikan sejumlah keunggulan yang signifikan bagi pengguna kendaraan. Beberapa di antaranya meliputi:

1. Efektif dalam Meningkatkan Keamanan

Bagi Anda yang kerap berkendara jauh, cairan anti bocor dapat membantu meningkatkan keamanan di jalan raya. Cairan ini membantu meminimalkan risiko kebocoran ban yang dapat membahayakan, seperti kehilangan kendali kendaraan atau terjebak di jalan sepi saat ban kempes.

Dengan menggunakan cairan anti bocor ban, pengendara dapat merasa lebih tenang dan aman saat melakukan perjalanan jauh. Cairan ini bekerja dengan cara melapisi bagian dalam ban dan secara otomatis menambal lubang kecil akibat tusukan benda tajam.

Baca Juga:  Cara Mencegah Tongkat Persneling Bergetar

2. Bisa Melakukan Perbaikan Secara Instan

Cairan anti bocor ban tak hanya mampu mencegah kebocoran, tapi juga memberikan solusi instan untuk ban yang bocor akibat paku atau benda tajam lainnya. Cairan ini bekerja dengan cara melapisi bagian dalam ban dan secara otomatis menutup lubang kecil saat terjadi tusukan.

Hal tersebut memungkinkan pengendara untuk melanjutkan perjalanan tanpa harus menepi dan mengganti ban, ataupun menggunakan ban serep. Kelebihan ini tentu sangat bermanfaat, terutama bagi pengendara yang sering bepergian jauh.

3. Mencegah Kebocoran di Masa Depan

Cairan ban tubeless tak hanya mampu menambal lubang bocor secara otomatis, tetapi juga memiliki efek pencegahan yang tak kalah penting. Cairan ini bekerja dengan melapisi bagian dalam ban, membentuk pelindung yang efektif menangkal benda tajam di jalanan.

Lapisan inilah yang membantu mencegah terjadinya kebocoran lebih lanjut, sehingga Anda dapat berkendara dengan lebih aman dan nyaman. Dengan kata lain, cairan ban tubeless membantu menjaga kondisi ban tetap prima dan terhindar dari kebocoran kecil yang sering terjadi di jalanan.

4. Kompatibel dengan Berbagai Jenis Ban

Di dunia otomotif, memahami kelebihan dan kekurangan cairan ban tubeless menjadi sangat penting. Sebab, cairan satu ini menawarkan solusi serbaguna untuk mencegah dan mengatasi masalah kebocoran pada ban.

Terlebih lagi, cairan ini dapat digunakan untuk berbagai jenis kendaraan, mulai dari sepeda motor hingga kendaraan berat seperti bus dan truk. Selain itu, cairan ini juga dapat membantu menjaga tekanan ban tetap stabil, sehingga meningkatkan keamanan berkendara.

5. Lebih Menghemat Waktu dan Uang

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, penggunaan cairan anti memberi kemudahan dalam mengatasi ban bocor. Sehingga, Anda tidak perlu repot mencari bengkel atau mengganti ban yang bocor di tempat, sehingga menghemat waktu dan tenaga.

Baca Juga:  Cara Mengganti Aki Mobil Yang Benar dan Aman

Hal ini tentunya berbeda dengan ban tubeless biasa, di mana Anda harus segera mencari pertolongan profesional ketika ban bocor. Selain itu, cairan ini juga dapat menghemat biaya. Mengingat, perbaikan ban darurat di bengkel seringkali memakan biaya yang lebih mahal.

Kekurangan Cairan Ban Tubeless

Kekurangan Cairan Ban Tubeless

Selain mempertimbangkan kelebihan cairan ban tubeless, ada baiknya Anda juga memperhatikan kekurangan penggunaannya. Adapun kekurangannya meliputi

1. Menambah Berat pada Ban

Cairan ban tubeless menawarkan solusi untuk mencegah kebocoran kecil. Cara kerjanya dengan melapisi bagian dalam ban, menutupi lubang kecil yang dapat menyebabkan kebocoran. Namun, perlu diingat bahwa cairan ini juga memiliki efek samping, yaitu menambah berat pada ban.

Meskipun penambahan berat ini umumnya tidak signifikan, pada kendaraan tertentu seperti motor atau mobil dengan performa tinggi, dapat mempengaruhi performa kendaraan. Penurunan performa ini dapat terjadi karena berkurangnya akselerasi atau handling yang kurang lincah.

2. Keterbatasan pada Kerusakan Besar

Meskipun cairan ban tubeless cukup efektif dalam menangani lubang kecil atau retakan pada ban, namun cairan ini tetap memiliki keterbatasan. Misalnya ketika ban mengalami kerusakan yang lebih serius, seperti retakan besar atau robekan yang luas.

Dalam kasus kerusakan besar seperti itu, cairan mungkin tidak akan mampu menyegel lubang dengan efektif. Sehingga, diperlukan perbaikan tambahan atau bahkan penggantian ban untuk memastikan keselamatan dan kinerja kendaraan yang optimal.

3. Membutuhkan Perawatan Tambahan

Kekurangan selanjutnya adalah kebutuhan akan perawatan tambahan. Jangka waktu cairan ban tubeless sangatlah terbatas, sehingga perlu diperiksa dan ditambahkan secara berkala. Hal ini untuk memastikan ban tetap dalam kondisi prima dan cairan anti bocor berfungsi dengan optimal.

Penggunaan cairan anti bocor mengharuskan Anda untuk lebih teliti dalam merawat ban. Pemeriksaan berkala dan penambahan cairan secara rutin menjadi sangat penting agar ban tetap terlindungi dan perjalanan Anda terhindar dari gangguan.

Baca Juga:  Kelistrikan Mobil Eropa Bikin Pusing, Benarkah?

4. Berpengaruh pada Perbaikan Selanjutnya

Penggunaan cairan ban tubeless memang menawarkan kemudahan dalam menambal kebocoran kecil. Namun, perlu diketahui bahwa cairan ini juga dapat membawa dampak negatif pada proses perbaikan ban secara permanen oleh mekanik.

Cairan ban tubeless yang masih aktif dapat menyulitkan mekanik dalam menemukan sumber kebocoran inti. Hal ini dikarenakan cairan tersebut dapat menutupi lubang kecil dan mengaburkan jejak kerusakan. Akibatnya, proses perbaikan menjadi lebih lama dan rumit.

Harga Cairan Ban Tubeless Motor

Harga Cairan Ban Tubeless Motor

Harga cairan ban Tubeless di pasaran tidak seragam, melainkan bervariasi tergantung merek dan jumlah cairan yang dibeli. Pastikan Anda memilih cairan ban Tubeless yang sesuai dengan jenis kendaraan dan kebutuhan Anda.

Berikut daftar Harga yang bisa dijadikan sebagai pertimbangan:

Merek Cairan Ban Tubeless Harga
Petroasia Tire Sealant Motor [350 ml] Rp14.000
Petroasia Tire Sealant Motor [500 ml] Rp20.500
M One Tyre Sealant Motor [350 ml] Rp23.000
M One Tyre Sealant Motor [500 ml] Rp27.000

Pemahaman mengenai kelebihan dan kekurangan cairan ban tubeless merupakan langkah penting bagi para pengguna kendaraan. Penggunaan cairan ini menjadi opsi yang menarik bagi mereka yang mengutamakan keamanan, kenyamanan, dan efisiensi dalam berkendara.

Baca Juga:

error: