Pilihan Mobil Pintu Geser Bekas di Indonesia

Mobil Pintu Geser Bekas Terbaik – Inilah pilihan mobil bekas MPV dengan pintu geser di Indonesia. Akomodasi adalah yang utama. Namun di lain sisi nilai kepraktisan tinggi bisa menjadi pilihan menarik yang juga makin menguatkan jati dirinya sebagai mobil penumpang yang nyaman.

Masih berwujud Multi Purpose Vehicle (MPV), keberadaan pintu geser pada mobil-mobil ini memberi nillai lebih pada fungsinya. Belum lagi jika ada unitnya yang mengaplikasi mekanisme elektris untuk buka-tutup pintu. Selain kenyamanan, citra dan gengsi pun juga terangkat. Itulah mengapa mobil pintu geser masih diminati hingga sekarang.

Kepraktisan adalah salah satu keunggulan mobil ini yang tidak terbantahkan. Akses masuk-keluar kabin menjadi sangat mudah. Apalagi ketika mobil berada di garasi rumah atau area parkir terbatas, sehingga tidak ada lagi rasa khawatir daun pintu membentur objek lain yang biasa dialami pada model pintu mobil konvensional.

Hal yang menggembirakan, mobil pintu geser ini tersedia dari kelas Low MPV, Medium MPV hingga Big MPV. Jadi ada beragam pilihan yang Anda bisa sesuaikan dengan kebutuhan ataupun kemampuan daya beli Anda.

Namun kali ini Saya sengaja tidak menghadirkan kelas Low MPV sebagai rekomendasi karena alasan citra yang identik dengan mobil komersial. Untuk Anda yang tertarik, berikut pilihannya.

Pilihan Mobil Pintu Geser Bekas Terbaik di Indonesia

Honda Freed PSD

Dari beberapa jajaran MPV Honda, Freed cukup dilirik banyak orang demi memenuhi mobilitas sehari-hari. Untuk keluarga kecil dengan anggota keluarga 4-5 orang, Honda Freed sangat pas. Bangku baris kedua bermodelkan captain seat sanggup memberikan rasa nyaman saat diduduki.

Selain memberi kesan mewah, mobil pintu geser elektris membuat mudah dan praktis saat penumpang hendak memasuki kabin. Bantingan suspensi Honda Freed juga terasa empuk yang memberikan kontribusi penting soal kenyamanan berkendara.

Sayangnya, meski menggunakan blok mesin yang serupa dengan Honda Jazz, karena alasan bobot dan setting komputer pada mesin membuat akselerasinya tidak sebaik saudaranya, Jazz dan City.

Tahun : 2012 – 2013
Mesin : 1.497 cc 4-silinder, 118 Hp
Harga : Rp 140 – 170 juta

Keunggulan : AC double blower, jok baris kedua captain seat, bantingan suspensi
Kelemahan : Akselerasi, posisi duduk mengemudi, kurang lincah

Hyundai H-1 CRDi Elegance A/T

Hyundai H-1 tampil dalam 2 pilihan mesin, tapi yang Saya rekomendasikan adalah unit bermesin diesel. Tenaganya mungkin ‘hanya’ 170 Hp, tapi torsi yang mencapai 392 Nm membuatnya terasa perkasa meski bermuatan penuh sekalipun.

MPV asal negeri ginseng ini punya akomodasi luar biasa. Ada pilihan 8 dan 12 penumpang. Walaupun pintu gesernya belum elektrik, tapi bukaannya sangat lega jadi sungguh membantu akses kabin. Sedikit masalah adalah model eksterior yang bagi sebagian orang terkesan biasa saja dan citra mobil Korea yang belum kuat di pasar lokal.

Tahun : 2012
Mesin : 2.497 cc 4-silinder turbodiesel, 170 Hp
Harga : Rp 170 jutaan

Keunggulan : Torsi besar, kabin sangat lapang, kapasitas penumpang
Kelemahan : Citra Korea, desain eksterior

Nissan Serena HWS

MPV buatan Nissan ini terkenal kenyamanannya. Hal itu terasa dari bantingan suspensi dan busa jok yang empuk. Didukung fitur pelipatan bangku, Nissan Serena mampu memuat barang bawaan banyak. Sama dengan kontestan lain, model jok baris kedua Serena sudah captain seat yang nyaman untuk ditempati.

Hanya saja pengendalian Nissan Serena terasa limbung saat bermanuver di kecepatan tinggi. Tak lain karena set suspensi yang diset empuk sehingga kurang kokoh menahan gerakan bodi di level ekstrem. Tapi jangan khawatir karena Serena membalasnya dengan kelegaan legroom dan headroom yang luar biasa.

Tahun : 2011
Mesin : 1.998 cc 4-silinder, 147 Hp
Harga : Rp 120 jutaan

Keunggulan : Suspensi empuk, headroom dan legroom, pelipatan jok
Kelemahan : Sudah berganti model, limbung

Toyota Alphard 2.4G

Alphard merupakan salah satu MPV laris Toyota di Indonesia. Terutama segmen MPV mewah. Selain modelnya menarik, kabin mobil ini juga mewah dan lengkap. Pengaturan bangku depan bisa dilakukan oleh penumpang baris kedua.

Kendati bodinya bongsor, tapi ia tetap terasa cekatan karena mesin yang bertenaga. Namun sebelum membeli pastikan kaki-kaki tidak mengalami masalah karena tak sedikit pemilik yang menganggap kakikaki Alphard terasa ringkih. Berkat nama besar Toyota dan populasi yang mudah ditemukan membuat harganya terhitung stabil.

Tahun : 2010 – 2011
Mesin : 2.362 cc 4-silinder, 170 Hp
Harga : Rp 300 – 375 juta

Keunggulan : Kabin mewah, nyaman, harga stabil
Kelemahan : Citra taksi, kaki-kaki lemah

Nissan Elgrand 2.5

Jika boleh menyandingkan, Nissan Elgrand merupakan pesaing terdekat Toyota Alphard. Model eksteriornya terlihat lebih macho akibat bentuk gril yang lebar dan kokoh. Impresinya jadi lebih kuat dan membanggakan dimiliki.

Soal bantingan, ia lebih nyaman dari Alphard. Sehingga lebih asyik untuk perjalanan jauh. Tapi masalahnya resale value Elgrand tidak sekuat Alphard. Sehingga untuk pemakaian jangka panjang, harga jualnya akan lebih cepat turun. Meski begitu, memiliki mobil ini adalah kenikmatan karena ia nyaman, lega dan bergengsi. Apalagi fiturnya lengkap. Salah satu contohnya seperti sunroof ganda yang sarat akan kesan luxury.

Tahun : 2010 – 2011
Mesin : 2.488 cc 4-silinder, 170 Hp
Harga : Rp 330 jutaan

Keunggulan : Eksterior, sangat nyaman, fitur
Kelemahan : Popularitas, resale value

VW Caravelle 2.0 BiTDi SWB

Jerman memang piawai dalam membuat mobil. Volkswagen Caravelle salah satunya. Fitur lengkap, tapi juga mempunyai pengendalian yang mumpuni. Sebut saja ABS, EBD, sunroof, dan pintu geser elektris yang memudahkan akses masuk keluar ke kabin.

Volkswagen Caravelle sederhana di luar tapi mewah di dalam kabinnya. Mobil ini mempunyai kepraktisan yang mengagumkan. Dua jok captain seat di baris kedua dapat diputar ke arah belakang. Jadi Anda bisa melakukan interaksi atau melakukan obrolan dengan nyaman kepada penumpang di baris ketiga. Tapi memang desain bodi yang cenderung lurus membuat tampilannya kurang impresif. Kendati itu kembali lagi soal selera.

Tahun : 2012
Mesin : 1.968 cc 4-silinder, 180 Hp
Harga : Rp 320 jutaan

Keunggulan : Baris kedua fleksibel, fitur lengkap, pengendalian mumpuni
Kelemahan : Model sederhana, harga tinggi

Mazda Biante SKYACTIV

Dibandingkan kontestan lain, Mazda Biante memiliki penampilan yang futuristis. Selain bentuk gril yang sudah berubah ala Kodo Design, dapur pacu Biante juga sudah mengusung teknologi SKYACTIV.

Sehingga ia lebih irit BBM. Dibantu fitur i-STOP, untuk rute dalam kota ia mampu berlari 10,2 km/l. lebih baik dari pendahulunya dengan perolehan 7,9 km/l.

Sayangnya bangku paling belakang hanya bisa digeser maju-mundur. Rasanya kurang praktis dibandingkan rival sekelas yang bisa dilipat untuk memberikan ruang tambahan bagasi. Bantingan Biante termasuk lembut dan cukup fitur. Tuas paddle-shift dan teknologi ABS+EBD+BA sudah menjadi kelengkapan standar.

Tahun : 2012 – 2013
Mesin : 1.998 cc 4-silinder, 150 Hp
Harga : Rp 180 – 220 juta

Keunggulan : Bantingan suspensi, fitur, konsumsi BBM
Kelemahan : Harga bekas masih tinggi, kepraktisan kabin

Toyota NAV1

Di bawah Toyota Alphard, PT Toyota Astra Motor menghadirkan NAV1 dengan harga yang lebih terjangkau. Di kondisi terbaiknya ia juga tergolong efisien mengolah BBM. Ia sanggup menempuh perjalanan dengan konsumsi BBM hingga 10,8 km/l untuk rute dalam kota.

Kabinnya termasuk praktis, Anda bisa menyulapnya untuk ruang rapat dadakan karena posisi bangku baris kedua bisa diubah saling berhadapan dengan jok baris paling belakang.

Meski bertubuh cukup besar, pengendalian NAV1 termasuk lincah untuk diajak bermanuver. Hanya saja dari sisi penampilan baik dari luar ataupun interior khususnya dasbor terlihat datar.

Tahun : 2013 – 2014
Mesin : 1.987 cc 4-silinder, 158 Hp
Harga : Rp 200 – 220 juta

Keunggulan : Pengendalian, konsumsi BBM, kepraktisan
Kelemahan : Tampilan eksterior, model dasbor sederhana

Itulah beberapa poin penting mengenai Pilihan Mobil Pintu Geser Bekas di Indonesia. Baca juga :

Rekomendasi MPV Nyaman dan Mewah