Tips Membeli Peugeot 407 Bekas


Tips Membeli Peugeot 407 Bekas – Pada 2005, akhirnya PT Astra International Peugeot memperkenalkan Peugeout 407 dengan dua tipe, yaitu sedan dengan mesin 2.000 cc dan SW (station wagon) bermesin 2.200 cc.

Peugeout 407 dihadirkan untuk mengganti Peugeout 406 dengan kode bodi D9 yang telah hadir sejak tahun 1996 sampai 2004 akhir dan sukses di Indonesia.

Peugeot 407 saat itu hadir untuk bersaing dengan BMW seri 3, Mercedez C-class, Audi A4, dan lain-lain. Tentu Peugeot 407 sangat cocok untuk kalangan eksekutif muda yang mementingkan kenyamanan berkendara.

Pada tahun 2009 Peugeot 407 facelift hadir di Indonesia. Sebenarnya Peugeout 407 telah lebih dahulu diluncurkan di Eropa pada Juni 2008. Bahkan sempat dipamerkan di Paris Motor Show di tahun yang sama, sesaat sebelum krisis global melanda.Saat itu, Peugeout 407 facelift dijual tanpa target dan di banderol dengan harga Rp 491.2 juta (off-the road) Jakarta.

Sejarah Peugeot 407

2005 : PT Astra International Peugeot me-launching 407 dengan dua tipe, yaitu Sedan dengan mesin 2.000 cc dan Station Wagon dengan mesin 2.200 cc. 407 menjadi pesaing dari BMW seri 3, Mercy C-class, dan lain-lain saat itu.

Baca Juga:  Kelebihan dan Kekurangan Toyota Vios Gen 3

2009 : Peugeot kemmelakukan penyegaran dengan melakukan facelift 407 sedan di bulan Juli. Gril besar, lis krom, setir 3 spoke, dan lain-lain. Perubahan ini membuat 407 terlihat lebih sporty.

Tips Membeli Peugeot 407 Bekas

Tips Membeli Peugeot 407 Bekas : Lampu Peringatan

Perhatikan apakah ada lampu peringatan yang tak padam saat mencoba Peugeout 407 incaran Anda. Pastikan mobil yang Anda beli, lampu peringatannya mati semua dan bebas dari segala macam kerusakan yang ada.

Tips Membeli Peugeot 407 Bekas : Suspensi

Karena jalanan di Indonesia tidak baik, perhatikan lah suspensi mobil incaran Anda tidak rusak. Biasanya dalam kurun waktu 3-5 tahun suspensi 407 sudah mulai melemah. Hindari meminangnya bila mulai terdengar suara-suara aneh saat melewati jalan rusak.

Tips Membeli Peugeot 407 Bekas : Mesin

Biasanya jika mobil sudah menempuh jarak sejauh 100 ribu kilometer, biasanya suara mesin kasar dikarenakan katup variabel dan hidraulik valve mulai melemah. Pastikan Anda memilih mobil yang sehat.

Tips Membeli Peugeot 407 Bekas : Interior

Perhatikan interior Peugeout 407. Interior mobil Eropa enderung suka terkelupas dan relatif lebih mudah rusak. Perhatikan juga plafonnya apakah sudah turun atau belum. Pilihlah 407 yang interiornya lengkap dan mulus.

Baca Juga:  Tips Membeli Nissan Evalia Bekas

Tips Membeli Peugeot 407 Bekas : Buku Servis

Kebugaran mobil Eropa juga sangat bergantung pada perawatan di bengkel resmi. Begitupun juga dengan Peugeout 407. Pastikan seluruh servis berkala dilakukan teratur dan tercatat pada buku servis.

Tips Membeli Peugeot 407 Bekas : Jaringan Bengkel

Untuk yang berada di luar Jakarta, pastikan apakah ada tempat untuk merawat Peugeout 407 di kota Anda. Mobil ini tak bisa dirawat oleh sembarang bengkel dan memerlukan peralatan serta keahlian khusus. Karena bengkel resminya Peugeot tergolong lebih sedikit dibanding merek mobil lainnya.

Tips Memilih Peugeot 407 Bekas

Peugeout 407 sebenernya salah satu produk Peugeot yang andal. Mobilnya cukup kuat dan jarang rusak. Tapi harus diperhatikan timing beltnya. Karena jika mobil sudah menempuh jarak sejauh 40 – 50 ribu kilometer, biasanya timing belt waktunya diganti.

Umumnya bila mobil ini sudah menempuh jarak sejauh 100 ribu kilometer, suara mesin terdengar kasar lantaran katup variabel dan hidraulik valve mulai melemah. Untuk memperbaikinya, mesin harus dibongkar dengan mengangkat kepala silindernya. Untuk itu, tidak ada salahnya membawa mobil yang ingin dibeli ke bengkel untuk general check-up.

Baca Juga:  Pilihan Mobil Sedan Bekas Harga 80-100 Jutaan

Model SW menjadi rekomendasi Jaldayat.com. Karena harga untuk mobil berjenis station wagon di Indonesia relative lebih bertahan dan punya pasarnya sendiri. Selain dapat memuat lebih banyak barang, mobil ini bisa menjadi investasi yang baik untuk Anda. Baca juga :

Rekomendasi Sedan Jerman Mewah Bekas

error: