Komparasi City Car Bekas, Mana yang Terbaik?

Komparasi City Car Bekas, Mana yang Terbaik? – Segmen city car bekas disini terbilang cukup “nanggung” karena ia berada di antara LCGC dan hatchback kompak. Dalam kata lain, segmen ini menjadi alternatif bagi Anda yang tidak cukup budget meminang hatchback kompak namun tidak menyukai LCGC yang dianggap segai mobil “murah” karena mempertahankan gengsi

Belakangan ini Small Hatchback mulai diminati karena harganya yang terjangkau, dimensi ringkas dan konsumsi BBM irit. Segmen tersebut pun penuh oleh kontestan. Ada Toyota Etios Valco, Honda Brio, Mitsubishi Mirage, Kia Picanto, Nissan March, Chevrolet Spark, Suzuki Splash, dan Daihatsu Sirion.

Maaf penulis tidak bisa mengkomparasikan semua pemain di kelas ini yang berjumlah hingga 10 mobil karena beberapa keterbatasan. Jadi dipilih beberapa yang difavoritkan konsemen. Agar pertarungan berlangsung seimbang dan seru, dipilih flagship dari masing-masing produk. Namun sayangnya Etios Valco tidak memiliki varian matik sehingga agar imbang dalam performa dan konsumsi BBM dipilih transmisi manual.

Mirage Exceed pun harus lengser di pertarungan ketat ini karena tipe tertingginya tidak punya varian manual. Tak masalah, lima kontestan sudah siap untuk bertarung di sini.

Semuanya memiliki kelebihan masing-masing. Etios Valco dengan citra merek Toyota-nya, sedangkan Brio mengandalkan tenaga mesin besar yang efisien. Picanto datang dengan membawa harga murah, juga tampilan keren dan gahar. Sirion juga memiliki senjata, yaitu kabin dan bagasi yang lega. Lalu Splash dengan bantingan suspensi yang empuk.

Komparasi City Car Bekas di Indonesia

Diantara Komparasi City Car Etios Valco, Honda Brio, Mitsubishi Mirage, Kia Picanto, Nissan March, Chevrolet Spark, Suzuki Splash, dan Sirion. Manakah yang akan menjadi yang terbaik? Ikuti terus pertandingan ketat ini.

Toyota Etios Valco 1.2 G M/T

Kandidat dari Komparasi City Car Bekas pertama adalah Etios Valco. Toyota Etios Valco adalah hasil penyesuaian untuk konsumen Indonesia dari Etios Liva. Beberapa detail diubah agar cocok dengan selera orang Indonesia. Misalnya lampu belakang yang berubah. Atau penambahan aero kit yang bergaris tajam di tipe G. Dimensinya cukup besar, malah lebih panjang dari kakaknya, Yaris.

Sekilas, buritannya mirip Nissan March. Ada sirip kecil di lampu belakang. Katanya keberadaan sirip itu untuk menambah aerodinamika. Sayang, ia belum dilengkapi spoiler atap yang katanya juga dapat menambah aerodinamika.

Dasbornya didominasi plastik, namun PT. Toyota Astra Motor menyamarkannya dengan memberi warna hitam. Head unit 2-DIN dapat memainkan musik melalui USB. Untungnya tombol audio malfungsi multifungsi memudahkan pengendara untuk mengontrol audio.

Di atas kertas, mesin 1.2 liter-nya memang mempunyai output yang lemah dibanding Picanto. Namun prakteknya? Ia belum dites penuh oleh Auto Bild, sehingga data akselerasi dan konsumsi BBM belum didapat.

Keunggulan Toyota Etios Valco : Kepraktisan, fitur, jaringan servis
Kelemahan Toyota Etios Valco : Desain eksterior, performa, harga

Honda Brio 1.3 E M/T

Honda termurah di Indonesia ini memang punya harga cukup tinggi dari pesaingnya. Namun itu tidak berpengaruh pada penjalannya, karena Brio mampu memimpin market share di kelasnya. Mesin bertenaga namun irit, 1.339 cc 100 HP menjadi keunggulannya saat ini. Tampilan tak lazim yang sporti juga menjadi kelebihan lainnya.

Well, desain buritan memang bukan selera semua orang, walaupun Honda Indonesia telah memberi sedikit sentuhan pada Brio tipe E, yaitu lis krom yang tidak ada di Brio versi Thailand. Tapi ada juga yang bilang kalau desain seperti ini funky dan unik. Menurut anda?

Tuas transmisi manualnya unik. Warna beige mendominasi interior Brio. Walau kecil, tapi posisi mengemudinya ergonomis. Dibantu bobot kotor 940 kg, transmisi manual bisa membuat Brio melesat dari 0 sampai 100 km/jam hanya dalam 9,9 detik!

Mesin 1.339 cc ini dipakai pula di Jazz 1.3 yang tidak beredar disini dan Civic Hybrid. Tenaganya setara dengan mesin Suzuki Swift lama yang mengadopsi mesin 1.498 cc, 100 HP. Brio adalah kuda hitam di segmen small hatchback. Dengan begitu, apakah ia mampu menang melawan rival-rivalnya atau malah tersungkur di hadapan pesaingnya?

Keunggulan Honda Brio : Performa, desain, pengendalian
Kelemahan Honda Brio : Bagasi, kepraktisan, harga

Kia Picanto 1.2 Se M/T

Kandidat Komparasi City Car Bekas selanjutnya berasal dari Korea Selatan. Dengan harga kompetitif, Picanto sangat menggoda. Apalagi dengan tampilan keren khas Eropa. Baru saja dilengkapi spion yang bisa dilipat elektrik, Picanto dengan mesin 1.248 cc-nya cukup irit bahan bakar. Bisa dapat 15-18 km/l di tol. Namun kelemahannya fitur yang minim. Semoga Kia akan meluncurkan Picanto Platinum full-spec yang dilengkapi sunroof, head unit terintegrasi, dan fitur lainnya.

Di belakang lampu yang berbentuk unik menyapa. Lampu mundur ditempatkan di bumper, diatas reflektor. Bentuk buritan ini cukup unik dan mencolok di jalan.

Di interior kesan unik pun muncul. Desain asimetris membuat konversi ke setir kiri cukup sulit. Namun handling setir dinilai kurang natural. Head unit juga hanya 1-DIN dan punya kemampuan terbatas. Di belakang agak sempit untuk duduk disana, akibat kecilnya dimensi.

Mesin 1.248 cc ini dapat menyemburkan 87 HP dan 120 Nm. Di varian bertransmisi manual, koplingnya saat diinjak setengah ringan, namun saat diinjak lebih dalam akan lebih berat. Ini akan membuat kaki lebih cepat pegal.

Keunggulan Kia Picanto : Harga, desain menawan, handling
Kelemahan Kia Picanto : Akomodasi, fitur, kenyamanan

Daihatsu Sirion 1.3 Deluxe M/T

Hatchback yang didatangkan dari Malaysia ini memang punya fitur yang cukup lengkap. Sebut saja Bluetooth head unit, parking sensor, lampu depan projector, lampu belakang LED dan pelek 16 inci. Desainnya bisa dibilang konservatif, bisa juga dibilang keren dengan pelek besar.

Penampilan belakangnya sporti dengan lampu LED yang berbentuk keren, reflektor yang unik, juga spoiler atap dan lis krom.

Lumayan futuristik dengan tombol head unit yang cantik. Warnanya didominasi putih gading dan hitam. Nah, keunggulan Sirion adalah akomodasinya. Bagasi dan bangku belakang, adalah yang terlega di kelasnya berkat bentuk bodi yang boxy.

Mesin yang diadopsi Sirion sangat responsif akibat penggunaan mesin yang sama dengan Xenia 1.3 yang berpenggerak roda belakang. 92 daya kuda masih cukup untuk menghela bobot yang tidak sampai 1 ton.

Keunggulan Daihatsu Sirion : Legroom, akomodasi, kepraktisan
Kelemahan Daihatsu Sirion : Kenyamanan, desain eksterior, fun to drive

Suzuki Splash GL M/T

Kontestan Komparasi City Car Bekas terakhir diisi oleh pabrikan Suzuki. Sambil facelift, Splash menggebrak pasar dengan menambah varian matik dan memangkas harga. Namun ingat, yang dibahas disini adalah transmisi manual karena Etios Valco yang tidak memiliki varian matik. Beberapa diantara penyegarannya ada pada bumper, penambahan foglamp belakang, lampu depan yang ubahannya sulit terdeteksi dan head unit terintegrasi.

Desain buritan tidak ada duanya dengan lampu bumerang, tampang jangkung dan kaca tegak. Disini penyegaran ada pada foglamp belakang yang telah terpasang. Walaupun di luar negeri bumper baru telah diadopsi mobil 1.200 cc ini.

Tuas transmisi yang mirip Brio menghiasi kabin. Soal kepraktisan, Suzuki menyediakan 2 laci, 5 saku penyimpanan dan 2 cup holder untuk Splash. Jok belakang bisa dilipat dengan satu tarikan saja. Bangku baris kedua tergolong luas, baik headroom maupun legroom.

Mesin berdaya 86 HP ini mampu memberikan performa yang cukup baik, buktinya Splash hanya butuh waktu 12,01 detik untuk figur 0-100 km/jam. Dan memberi kehematan yang bagus, 17 km/l di jalan tol.

Keunggulan Suzuki Splash : Akomodasi, performa, bantingan empuk
Kelemahan Suzuki Splash : Tidak ada wiper belakang, visibilitas belakang

Kesimpulan Komparasi City Car Bekas, Sang Jawara

Etios Valco berusaha memberi yang terbaik. Sayangnya harganya cukup tinggi dan mesin kurang tenaga membuat ia harus puas di posisi keempat. Picanto memikat konsumen dengan harga yang rendah. Namun, harga yang murah dibalas dengan fitur yang minim dan sempitnya kabin. Ia menang dari Etios dengan selisih dua poin saja.

Splash meraih posisi tengah-tengah dengan mengandalkan akomodasi yang cukup memuaskan. Namun ia tidak memiliki kelebihan yang menonjol dibandingkan lawannya. Sirion Deluxe meroket ke posisi kedua karena leganya kabin dan performa  yang diatas Etios dan Picanto. Tapi desainnya kurang menggoda. Selain itu tambahan Rp 10 juta dari Sirion standar dirasa kurang sebanding dengan value-nya.

Honda Brio adalah pemenangnya. Performa yang terbaik, dan konsumsi BBM yang terbaik pula. Selain itu tampangnya juga menarik. Kabin juga masih bisa dibilang lega. Sekian Komparasi City Car Bekas kali ini. Baca juga:

Rekomendasi City Car 90 Jutaan Terbaik