Kelebihan dan Kekurangan Toyota Sienta

Review Spesifikasi Toyota Sienta –  Toyota, merk otomotif asal Jepang yang sangat akrab dengan warga asia khususnya Indonesia kembali menggebrak pasar dunia otomotif tanah air. Gebrakan tersebut dilakukan pada pergelaran acara Indonesia International Motor Show (IIMS) April 2016 dengan cara merilis Toyota Sienta yang merupakan produk baru di segmen MPV.

Tugasnya terbilang tidak terlalu berat, karena ia bertujuan untuk mengisi kekosongan segmen van yang awalnya hanya diisi oleh sang raja yang juga berasal dari Jepang, Honda Freed. Beberapa trim yang dikenalkan berdasarkan varian terendah hingga tertinggi antara lain tipe E, G, Q, dan V.

Meski ia hadir hanya untuk melawan Honda Freed, namun kehadiran Toyota Sienta kerap dikhawatirkan oleh beberapa media online. Hal ini dikarenakan dalam lini MPV Toyota yang dijual di pasar lokal, Toyota sebelumnya telah memiliki Toyota Calya, Toyota Avanza, Toyota Innova dan juga Toyota NAV1.

Ditakutkan, penjualan Sienta dapat mengganggu market Grand New Avanza dan Innova Reborn karena harga jualnya berada di celah kedua mobil tersebut. Disisi lain, Toyota Sienta hadir sebagai produk baru yang bahkan belum teruji sama sekali di Asia Tenggara dan ditakutkan jejaknya akan sama seperti Toyota NAV1 dengan torehan rekor catatan penjualan yang sangat buruk.

Meski begitu, Toyota akan menjadikan Indonesia sebagai pusat produki Sienta di pabrik II Karawang, Jawa Barat lalu mengekspor ke beberapa negara tetangga. Sehingga harga jualnya di tanah air lebih murah daripada mengimpornya langsung dari Jepang.

Sedikit menilik sejarah yang ada, Toyota Sienta awalnya hanya keluar di Jepang, Hongkong, Tanzania, Singapura dan Kenya melalui generasi pertamanya yang dijual sejak tahun 2003 hingga 2015 dengan 2 kali facelift.

Generasi pertamanya dibangun berdasarkan basis dari Toyota Vitz (nama lain dari generasi pendahulu Toyota Yaris Gen1 di Indonesia). Sama halnya dengan sekarang, generasi kedua yang ini juga dibangun menggunakan basis dari Yaris, yakni Toyota Yaris Lele. Hanya saja sudah mengadopsi mesin 2NR-FE 1.5 liter Dual VVT-i layaknya Grand New Avanza dan diberi sliding door.

Review Spesifikasi Toyota Sienta

Berikut beberapa informasi penting mengenai Review Spesifikasi Toyota Sienta di Indonesia yang beredar sejak tahun 2016 hingga sekarang.

Review Spesifikasi Toyota Sienta : Eksterior

Hal yang sangat unik mengenai spesifikasi Toyota Sienta terletak pada eksteriornya. Eksteriornya cukup nyentrik dan modern diantara MPV lain sehingga mobil ini cocok untuk yang baru berkeluarga.

Hanya saja, model eksterior Toyota Sienta bukanlah selera semua orang. Model seperti ini memang cukup menjual di Jepang tapi sensasinya sangat berbeda jika dibandingkan masyarakat tanah air.

Maklum saja, tipikal sifat orang Indonesia menengah ke bawah adalah ingin bermain aman jika membeli sebuah benda mahal, salah satunya adalah mobil. Mereka terlalu memikirkan harga jual kembali bahkan sebelum mobil tersebut dibeli. Alhasil, sensasi sebenarnya dari sebuah mobil itu tidak dirasakan sama sekali sehingga sering gonta-ganti merk.

Pada bagian depan, spesifikasi Toyota Sienta bagian eksteriornya menganut model Eropa dengan lekukan yang cukup banyak. Mulai dari bentuk lampu depan, bentuk grill dan juga kap mesin.

Untuk mendukung aura modernnya ini, Toyota Sienta turut diberikan imbuhan ornamen hitam di sekeliling bumper sehingga ia tampak hampir menyerupai Suzuki Ertiga Dreza yang telah dikenalkan sebelumnya.

Sedangkan urusan penerangan ketika malam hari, semua tipe Toyota Sienta menggunakan headlamp halogen dengan projector dan khusus tipe V sebagai varian tertinggi sudah mengadopsi bi-beam LED + Auto Levelling serta DRL LED layaknya Honda HR-V Prestige.

Tak hanya disitu, semua tipe (kecuali tipe E) juga sudah dilengkapi oleh sepasang foglamp yang bertugas untuk menembus kabut ketika musim hujan.

Review Spesifikasi Toyota Sienta
Eksterior Toyota Sienta Tampak Depan

Pada bagian sampingnya, spesifikasi Toyota Sienta mengenai dimensi cukup identik dengan Honda Freed. Dimensi yang dimiliki tepatnya dengan panjang 4.235 mm, lebar 1.695 mm , tinggi 1.700 mm dan wheelbase sepanjang 2.750 mm.

Dalam kata lain, Toyota Sienta lebih panjang 20 mm dan lebih rendah 15 mm dari Honda Freed. Di bagian ini, Anda dapat menemukan sepasang pintu tengah model geser. Pada tipe V yakni varian tertinggi, kedua pintunya ini dapat dibuka dan ditutup secara elektris hanya dengan menekan sebuah tombol.

Sedangkan pada varian lain hanya didukung oleh sebuah pintu elektris pada sebelah kiri. Khusus tipe E, kedua pintu gesernya masih manual. Kepraktisan yang sangat luar biasa mampu diberikan oleh pintu model geser seperti ini, karena tidak memerlukan space yang besar ketika dibuka.

Dengan begitu, keamanan akses masuk dan keluar penumpang row kedua lebih terjaga di parkiran yang sempit sekalipun.

Review Spesifikasi Toyota Sienta
Eksterior Toyota Sienta Tampak Samping

Beralih ke spesifikasi eksterior Toyota Sienta bagian belakang. Semua desain disini sangat identik dengan bagian depan. Dimana pada sekeliling lampu belakang diberi hiasan ornamen hitam. Warna yang atraktif untuk sebuah MPV masa kini.

Bayangkan jika ornamen ini menggunakan lapisan krom? Hasilnya pasti sangat menggelikan. Selanjutnya, lampu belakang Toyota sudah mengadopsi model LED sehingga lebih terang dan juga hemat terhadap konsumsi daya aki.

Sementara itu, terdapat perbedaan lain untuk spesifikasi Toyota Sienta dari masing-masing tipenya. Karena lampu belakang dengan aksen merah seperti yang tertera pada foto di bawah ini hanya ada pada tipe Q. Tipe-tipe lainnya hanya berupa warna putih polos yang juga dihiasi dengan ornamen hitam.

Review Spesifikasi Toyota Sienta
Eksterior Toyota Sienta Tampak Belakang

Review Spesifikasi Toyota Sienta : Interior

Menilik ke dalam interiornya, spesifikasi Toyota Sienta untuk sesi ini terbilang tak seanyar bagian luarnya. Selurh material dashboard menggunakan plastik dengan aksen jahitan seperti yang ditemukan pada Yaris Lele.

Untuk warna interior, Toyota menyediakan dua pilihan warna pada varian V dan Q yaitu Black Trim & Dark Brown Seat serta Fromage Trim & Black Seat. Pada varian E dan G, hanya tersedia dengan warna Black Trim & Black Seat.

Dashboard yang ditawarkan ini menggunakan dua lapis atau layer yang disebut oleh Toyota sebagai Dual Layer Dahboard With Three Dimentional Panel Design. Pada layer pertama terdapat panel instrument persis di depan posisi duduk supir dan juga headunit 2 DIN yang digabungkan dengan kisi-kisi AC depan, layaknya Peugeot 208.

Interior All New Sienta pun dilengkapi dengan begitu banyak tempat ­penyimpanan barang. Sienta tipe Q juga dibekali sistem audio canggih berlayar sentuh kapasitif 7 inci DVD AVX dengan MP3/USB/iPod dengan fungsi Mirroring melalui Wi-Fi, internet browser, serta voice command.

Aplikasi new optitron combination meter, dilengkapi dengan layar fungsi MID berukuran 4,2 inci. Layar informasi ini menyajikan banyak informasi mulai dari jarak tempuh hingga kondisi bahan bakar. Fasilitas ini hanya tersedia bagi Toyota Sienta tipe Q dan V.

Sedangkan pada layar kedua diisi oleh tombol pengaturan AC yang sudah otomatis alias climate control pada tipe V dan Q. Sayangnya pada tipe redah masih mengadopsi roda putar. Tepat di bawahnya, terdapat sebuah slot kecil untuk menyimpan barang bawaan kecil.

Di tipe yang sama (V dan Q), roda kemudi atau setirnya telah dilengkapi oleh dengan switch audio. Dengan begitu, mengatur volume atau mengganti trek musik dapat dilakukan hanya dengan menekan tombol tersebut.

Review Spesifikasi Toyota Sienta
Interior Toyota Sienta Tampak Dashboard

Selanjutnya spesifikasi fitur yang ada pada Toyota Sienta terbilang sangat lumayan. Untuk urusan audio sudah menganut model layar sentuh berukuran 7 inci yang dapat memutar DVD, MP3, USB, AUX dan iPod dengan dukungan bluetooth.

Headunit ini juga dapat dijadikan untuk device browsing internet ketika dibutuhkan dengan cara mengkoneksikan jaringan WiFi di smartphone serta memungkinkan pengguna untuk mengoperasikannya melalui voice command.

Tak hanya disitu, pada tipe tertinggi yaitu Q, panel instrumen yang digunakan berupa kombinasi optriton meter yang mengapit LCD TFT 4.2 inch. LCD ini berguna untuk menampilkan informasi mengenai tripmeter, konsumsi bahan bakar, suhu mesin, dan lain-lain secara digital dan realtime.

Pada varian lain masih tampilan biasa. Untuk mengoptimalkan suhu ruang kabin, Toyota turut menyematkan AC Double Blower sebagai perlengkapan standar seluruh varian kecuali tipe E. Toyota juga memberikan fitur tambahan berupa Smart Start-Stop Button untuk tipe V dan Q sehingga mobil dapat dinyalakan dengan cara menekan tombol tersebut.

Untuk row kedua, kabinnya masih cukup nyaman untuk diisi oleh tiga orang dewasa dan menyisakan ruang kaki yang juga lega. Sebab, sasis yang digunakan adalah monokok sehingga antara bodi dan sasis menyatu dan tak membutuhkan ruang besar di bawah layaknya sasis ladder on frame yang masih banyak digunakan pada MPV lainnya.

Review Spesifikasi Toyota Sienta
Interior Kabin Penumpang Row Kedua Toyota Sienta

Hal yang paling menarik untuk diulas pada Toyota Sienta adalah mengenai mekanisme pelipatan kursi baik itu row kedua ataupun row ketiga. Kursi row kedua dapat dilipat dengan cukup mudah sehingga mengakses row ketiga tidak kerepotan.

Fleksibilitas jok juga menjadi andalan Toyota Sienta. Jok baris ketiga bisa dilipat hingga rata ke dalam kabin (dive in). Ini membuat pemilik mobil bisa memuat barang-barang berdimensi besar. Selain itu, Toyota Sienta dibekali begitu banyak tempat penyimpanan barang mulai dari dashboard, trim pintu, di bawah jok, cup holder hingga jok baris ketiga.

Review Spesifikasi Toyota Sienta
Interior Kabin Penumpang Row Ketiga Toyota Sienta

Sama halnya dengan row kedua, kursinya dapat dilipat dan disimpan di bawah jok depan. Sehingga kapasitas ruang bagasi belakang yang tersedia menjadi sangat besar dibalik ukurannya yang ringkas.

Berikut adalah contoh ruang bagasi Toyota Sienta ketika kursi row ketiga dilipat. Cukup lega bukan? Dengan space sebesar ini, pastinya Anda tidak akan kerepotan membawa belanjaan untuk kebutuhan rumah tangga hingga 2 minggu.

Review Spesifikasi Toyota Sienta
Interior Toyota Sienta Tampak Bagasi

Review Spesifikasi Toyota Sienta : Performa Mesin

Untuk spesifikasi Toyota Sienta bagian permesinan, Toyota mempercayakan pilihan mesin tunggal dengan kapasitas sebesar 1.5 liter, Dual VVT-i yang telah teruji setahun lebih pada Grand Avanza.

Mesin dengan konfigurasi 4 silinder segaris 16 katup ini mampu memproduksi tenaga maksimum hingga 105 HP pada putaran 6.000 RPM dengan torsi puncak sebesar 140 Nm pada 4.200 RPM.

Meskipun sama dengan Avanza, namun dari segi roda penggerak cukup berbeda, dimana Avanza menggunakan gardan belakang sedangkan Sienta menggunakan gardan depan. Dengan begitu, power loss yang dihasilkan jauh lebih kecil dan konsumsi BBM menjadi lebih hemat.

Untuk transfer tenaga ke roda, mesin ini dibantu oleh gearbox manual enam kecepetan dan continuously variable transmission (CVT) dengan tujuh kecepatan yang juga dapat dioperasikan secara manual karena ketersediaan mode triptonik di tuas transmisi.

Bagaimana konsumsi BBMnya? Pabrikan mengklaim, konsumsi BBM Toyota Sienta mampu melaju hingga 20 km dengan bermodalkan 1 liter pertamax. Namun jika dilihat dari segi mata konsumen dimana fakta yang terjadi di lapangan, konsumsi BBM Toyota Sienta hanya mampu mencatatkan rekor 12 hingga 14 km/L untuk penggunaan dalam kota dan 15 hingga 18 km/L untuk penggunaan luar kota yang dikombinasikan dengan jalan tol.

Review Spesifikasi Toyota Sienta
Foto Mesin Toyota Sienta

Review Spesifikasi Toyota Sienta : Impresi dan Handling

Kini saatnya uji jalan. Keputusan Toyota meracik dashboard depan berfokus pada pengemudi (cockpit feel), membuat pengemudi bisa memantau dan mengatur instrumen dalam kabin dengan lebih baik. Cukup menekan tombol start stop di sisi kanan kemudi untuk menyalakan mobil ini. Uniknya ada animasi yang menyambut driver saat mesin di­nyalakan.

Jok pengemudi sudah dilengkapi dengan height adjuster. Guna mendapatkan posisi mengemudi lebih nyaman, lingkar kemudi bisa diatur sudut kemiringannya (rake) namun, tidak dilengkapi dengan teleskopik (reach).

Ketika tuas transmisi diarahkan ke posisi D. Pedal ­akselerasi ditekan perlahan, dan kemudian kian dalam. Mobil berjalan mulus. Perpindahan transmisi halus karena sudah CVT. Karakter halus ini semakin terasa karena peredaman kabin Sienta juga terbilang bagus.

Jika Anda menggunakan Toyota All New Sienta untuk mobilitas dalam kota dengan kondisi stop and go, MPV terbaru Toyota ini adalah rekan perjalanan yang menyenangkan.

Respon kemudi bisa dibilang pas-pasan, namun tidak jelek. Ringan saat kecepatan rendah, namun tidak bertambah berat ketika kecepatan bertambah (tanpa speed sensing). Andai Sienta dibekali fitur ini, maka nilainya akan lebih baik.

Ketika mendapatkan kesempatan memacu Toyota All New Sienta di jalan bebas hambatan, mobil ini seolah berubah karak­ter. Transmisi masih di posisi D, begitu pedal to metal, putaran mesin akan melesat ke posisi 5.000 RPM sebelum gear berpindah ke posisi lebih tinggi. Dampaknya cukup mengesankan, deru mesin bercampur suara dengung CVT memberi kesan sporty, meskipun cukup lantang di telinga.

Berbeda dengan Toyota Sienta untuk pasar Jepang, posisi shifter Sienta made in Indonesia diletakkan di dek (berada di bawah), bukannya berada di dashboard seperti versi Jepang. Namun secara personal, perubahan ini tidak memberi perbedaan apa-apa.

Artinya, tidak mengecewakan. Toh sama saja seperti sedan dan hatchback Toyota lainnya. Malah, memudahkan driver saat memainkan transmisi sekuensial. Apalagi pemindahan ini dilakukan karena Sienta Indonesia punya pilihan transmisi manual yang tersedia dari tipe E hingga V.

Kembali ke soal transmisi. ketika transmisi dioperasikan secara manual melalui tuas sekuensial, Anda akan sedikit repot karena harus sering memindahkan tuas transmisi (7-speed) seiring bertambahnya kecepatan.

Transmisi CVT milik CVT tergolong biasa saja, cukup ­untuk melajukan mobil keluarga ini dengan halus. Sayangnya, kekurangan terasa pada sistem suspensi All New Sienta. Menggunakan suspensi Macpherson Strut di depan, dan Torsion Beam belakang, secara umum memberi kenyamanan standar bagi MPV ini. Tetapi begitu melintasi jalan dengan permukaan aspal compang-camping, kenyamanan standar itu pun sirna.

Persoalan ground clearance juga menjadi musababnya. Di Indonesia, ground clearance Toyota All New Sienta lebih tinggi dari saudaranya di Jepang. Ini membuat titik gravitasi All New Sienta made in Karawang juga menjadi lebih tinggi. Resikonya adalah, gejala limbung (pitch and roll) akan dominan. Menghindarinya, ahli teknik Toyota menyesuaikan pedaman dan spring rate-nya.

Hasilnya, peredaman menjadi lebih firm/keras. Keuntungannya, manuver akan lebih baik karena gejala rolling ditekan pada titik terendah.

Sistem penggeremannya pun cukup pakem dikarenakan penggunaan disc brake di semua roda yang hadir pada seluruh tipe dan dibantu oleh ABS, EBD dan juga BA (tipe V dan Q).

Untuk sistem keselamatan, Toyota turut melengkapi Vehicle Stability Control (VSC) dan Hill Assist Start (HSA) yang sayangnya hanya ada pada varian tertinggi yaitu tipe Q. Kabar baiknya, Toyota menjadikan Dual Airbag + 1 Airbag di lutut pengemudi dan ISOFIX di baris kedua sebagai fitur keselamatan standar pada seluruh varian bahkan hingga ke tipe terendahnya, tipe E.

Spesifikasi Toyota Sienta

  • Mesin : 2NR-FE 1.5 liter (1.500cc).
  • Konfigurasi : 4 silinder 16 katup Dual VVT-i.
  • Tenaga : 105 HP @6.000 RPM.
  • Torsi : 140 Nm @4.200 RPM.
  • Bore x stroke : 72.5 mm × 90.6 mm.
  • Rasio kompresi : 10.5:1.
  • Konsumsi BBM : 12-14 km/L (dalam kota) ; 15-18 km/L (luar kota).
  • Transmisi : Manual 6 percepatan dan matic CVT 7 percepatan.
  • Suspensi : Depan MacPherson Strut independent, belakang torsion beam.
  • Rival : Honda Freed.
  • Tahun Penjualan : 2016 – sekarang.

Kelebihan dan Kekurangan Toyota Sienta

Berikut beberapa informasi penting mengenai Kelebihan dan Kekurangan Toyota Sienta di Indonesia yang dijual dari tahun 2016 hingga sekarang.

Keunggulan Toyota Sienta

  • Model atraktif.
  • Banyak pilihan tipe dan transmisi.
  • Pintu geser.
  • Mekanisme pelipatan kursi sangat cerdas.
  • Dimensi kompak dan mudah dikendarai.
  • Konsumsi BBM irit.
  • Fitur cukup lengkap.

Kelemahan Toyota Sienta

  • Build quality mengecewakan.
  • Audio kurang responsif dan suaranya pas-pasan.
  • Headunit belum dilengkapi GPS.
  • Ruang kaki row ketiga sempit.
  • Sama sekali tidak ada armrest.
  • Hanya ada satu jenis mesin.
  • Akselerasi transmisi CVT terasa lemot.
  • Garis desain eksterior bukan selera semua orang.
  • Terlalu banyak fitur yang dipangkas pada varian bawah.
  • Radius putar relatif besar.

Demikian beberapa informasi penting mengenai Review Spesifikasi Toyota Sienta di Indonesia yang beredar sejak tahun 2016 hingga sekarang. Sebagai tambahan, Sienta tipe V adalah pilihan yang paling bijak jika memang kekurangan dana untuk meminang tipe Q, karena fitur yang hadir di dalamnya sudah lebih dari cukup. Semoga membantu. Baca juga :

Rekomendasi MPV Bekas di Bawah 200 Jutaan Terbaik

Kelebihan dan Kekurangan Toyota Sienta

Berikut beberapa informasi penting mengenai Kelebihan dan Kekurangan Toyota Sienta di Indonesia yang dijual dari tahun 2016 hingga sekarang.