Review, Kelebihan, Kekurangan Honda HRV Gen 2 RU1 / RU5


Review, Kelebihan, Kekurangan Honda HRV Gen 2 RU1 / RU5
Review, Kelebihan, Kekurangan Honda HRV RU1 / RU5

Review, Spesifikasi, Keunggulan dan Kelemahan Honda HRV Gen 2 – Honda semakin agresif dalam langkahnya di Indonesia. Setelah meluncurkan Mobilio untuk bersaing di kelas Compact MPV, kali ini Honda menunjukkan kepiawaiannya di kelas Compact SUV. HRV, spesies SUV kompak yang berbagi platform dengan hatchback terlaris, Honda Jazz GK5 yang serbaguna dan luas, dihadirkan untuk berlaga di kelas yang masih relatif sepi kontestan ini.

Naohisa Morishita selaku Large Project Dealer Honda HRV mengatakan bahwa HRV generasi pertama bertahan dalam beberapa periode, lalu hilang dari pasaran lebih dari 10 tahun. Honda ingin menyampaikan nilai-nilai baru yang dimiliki oleh HRV generasi terbaru untuk masyarakat yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Waktu yang dibutuhkan untuk mengembangkan Honda HRV Gen 2 sekitar empat hingga lima tahun dengan banyak pertimbangan dan keputusan yang harus dilakukan secara hati-hati, karena HR-V merupakan produk global.

PT. Honda Prospect Motor selaku ATPM Honda di tanah air, merilis Honda HRV Gen 2 pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2014. Crossover kompak terbaru mereka yang juga dikenal sebagai Honda Vezel untuk pasar Jepang ini sukses menarik perhatian pecinta otomotif dari seluruh kawasan Asia karena Indonesia menjadi negara pertama yang mendapatkan mobil ini. Jepang sengaja memilih timing IIMS karena masalah timing karena ada motor show-nya serta potensi pasarnya pun ada. Terbukti, rekor inden mobil ini sebelum delivery ke konsumen, berhasil membukukan 3.500 pemesanan.

Setelah inden panjang semenjak IIMS 2014, akhirnya HRV resmi mengaspal di tanah air pada Januari 2015. Honda HRV Gen 2 hadir melalui beberapa tipe dan dua konfigurasi mesin, 1.5 liter dengan kode sasis RU1 dan 1.8 liter dengan kode RU5. Untuk mesin 1.5 liter dijual melalui tipe A, S, dan E. Sementara varian bermesin 1.8 liter hanya berupa tipe Prestige. Khusus tipe A alias varian paling murah, hanya dipadukan transmisi manual. Tipe S hadir dengan pilihan transmisi manual dan CVT. Sementara tipe E dan 1.8 Prestige tergolong eksklusif dan hanya mendapat transmisi CVT.

Kehadiran HR-V Gen 2 di segmen compact crossover cukup menggemparkan, pasalnya segmen “blue ocean” atau ruang pasar yang minim pesaingnya ini sebelumnya hanya dihuni oleh Toyota Rush Gen 1, Daihatsu Terios Gen 1, Suzuki SX4 Gen 1, Nissan Juke dan Ford EcoSport. Honda HR-V datang dengan dilengkapi beragam fitur menarik dan desain modern menjadikan pasar ini kembali ramai, setidaknya bagi Honda pasar ini menjadi pasar “blue ocean” yang menjanjikan. Proses perakitannya sendiri dilakukan di pabrik Honda yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat.

Setelah 3 tahun lamanya dijual tanpa adanya update berarti, akhirnya Honda HRV Gen 2 mendapatkan facelift pada Agustus 2018. Kini, HRV Gen 2 mendapatkan tampilan depan yang lebih segar dan adanya tambahan tipe baru yakni E Special Edition (SE) yang memiliki tampilan luar persis tipe termahal, 1.8 Prestige. Sedangkan tipe A tak lagi dijual sejak akhir 2016 sehingga hanya ada tipe S M/T, S A/T, E CVT, E SE CVT, dan 1.8 Prestige CVT. Awal tahun 2022 menjadi tahun terakhir bagi HRV ini yang kemudian digantikan oleh HRV Gen 3 pada awal Maret 2022 silam.

Review Honda HRV Gen 2 RU1 / RU5

Berikut beberapa informasi penting mengenai Spesifikasi dan Review Honda HRV Gen 2 RU1 dan RU5  di Indonesia yang dijual dari tahun 2014 hingga tahun 2022. Dalam kesempatan ini, Kami memilih tipe E CVT sebagai bahan utama review karena tipe ini kami rasa menjadi tipe paling worth to buy untuk kondisi pasar mobil bekas sekarang. Selain memiliki fitur yang sepadan dengan harga, tipe E CVT juga lebih mudah ditemukan di pasaran dibandingkan tipe S atau 1.8 Prestige dimana harganya hampir mendekati CRV yang notabene memiliki gengsi lebih tinggi.

Review Honda HRV Gen 2 RU1 / RU5 : Eksterior

Dari segi desain eksterior, Honda HRV Gen 2 varian awal atau prefacelift  memiliki filosofi desain yang diberi nama ‘Dynamic Cross Solid’. Konsep desain ini menampilkan garis-garis yang tajam namun tetap dipadukan dengan kurva yang mengelilingi seluruh bodi mobil. Desainnya menggabungkan keindahan mobil stylish dengan kekuatan sebuah SUV. Desain bumper depan, grille, dan lampu utama mobil mirip dengan Honda CR-V facelift, atau yang biasa disebut sebagai solid wing face. Melalui penerapan tersebut, mobil ini terlihat sangat maskulin dan tegas.

Setiap detail dari desain eksterior HR-V dipikirkan dengan matang sehingga memberikan kesan yang begitu memukau. Jelas sekali bahwa mobil ini dirancang dengan sangat cermat untuk memenuhi kebutuhan yang beragam dari pengemudi modern yang aktif. Tidak salah jika HR-V menjadi salah satu mobil favorit di kelasnya. Untuk Honda HRV Gen 2 tipe E yang kami jadikan sebagai bahan ulas kami ini sayangnya masih menggunakan lampu halogen, sedangkan HR-V 1.8 Pretige sudah menggunakan LED Projector yang dilengkapi dengan auto headlight adjuster dan daytime running light (DRL). Untungnya, sepasang foglamp telah menjadi fitur standar untuk tipe E.

Foto Eksterior Honda HRV Gen 2 Prefacelift Tampak Depan
Foto Eksterior Honda HRV Prefacelift Tampak Depan

Pada ajang GIIAS 2018 tepatnya di bulan Agustus, Honda memperkenalkan Honda HRV Gen 2 facelift. Disini, Honda menyegarkan tampilan HRV E facelift. Baik tipe S dan tipe E memiliki wajah yang sama tanpa perbedaan sama sekali. Disini, Honda Gen 2 tak lagi mengandalkan reflektor biasa, melainkan sudah mengadopsi lampu halogen dengan projector yang dipisah antara cahaya hi-beam dan low-beam. Lampu senja tak lagi mengandalkan bohlam biasa tapi model memanjang dari sudut atas ke bawah dengan desain mirip lampu DRL. Di bawahnya, sepasang foglamp menjadi kelengkapan standar dengan bentuk bulat, tak lagi oval seperti pada varian prefacelift.

Foto Eksterior Honda HRV Gen 2 Facelift Tampak Depan
Foto Eksterior Honda HRV Facelift Tampak Depan

Di saat yang bersamaan, HRV E juga turut dijual dengan mengenakan emblem SE (Special Edition) dengan harga 17 jutaan lebih mahal saat itu. Perbedaan antara HRV E dan E SE terbesar ada disini dimana HRV SE mengadopsi desain yang sangat mirip dengan varian paling mewah, 1.8 Prestige. Pada tipe ini, HRV SE dibekali lampu LED multireflektor tanpa projector yang lumrah digunakan oleh Honda jaman sekarang yang terkesan elegan dan tajam. Tak hanya itu, foglampnya juga tampak lebih mewah dengan tampilan LED strip, bukan model halogen seperti pada tipe E di atas.

Foto Eksterior Honda HRV Gen 2 SE Tampak Depan
Foto Eksterior Honda HRV SE Tampak Depan

Dari sisi samping, Honda HR-V terlihat tegas dan gagah berkat fender yang tampak berotot dan ground clearance setinggi 185 mm, serta dilengkapi pelek berukuran 17 inci palang 5 dengan lebar 7 inci offset 53 membuatnya terlihat proporsional sebagai Crossover Utility Vehicle (CUV) pertama Honda. Desainnya berhasil menampilkan kombinasi antara gaya SUV pada bagian bawahnya dan gaya coupe pada bagian atasnya. Bukan tanpa alasan, bagian atas mobil didesain dengan gaya yang mirip seperti coupe untuk memberikan aerodinamika terbaik bagi Honda HRV Gen 2.

Menurut klaim Honda, desain ini sangat stylish dan ‘aman’ bagi mata konsumen. Namun, pada sisi lain, mobil ini tetap memiliki ciri khas yang berbeda dari SUV kebanyakan. Honda berharap desain ini bisa memberikan rasa bangga bagi pengemudi. Desain ini sendiri dihasilkan dari garis-garis yang tajam sehingga menciptakan tampilan eksterior yang emosional dan inspiratif.

Yang menarik adalah desain samping dari HR-V. Bagi mereka yang belum tahu, mereka akan mengira mobil ini adalah mobil dua pintu, padahal pintu belakangnya didesain sedemikian rupa sehingga menyatu dengan jendela penumpang samping yang menyerupai Nissan Juke. amun, mungkin hal ini akan menyulitkan bagi anak-anak yang ingin membuka pintu sendiri. Dengan desain yang unik dan modern, Honda HRV Gen 2 menjadi salah satu pilihan mobil Crossover yang menjanjikan bagi konsumen Indonesia.

Foto Eksterior Honda HRV Gen 2 Prefacelift Tampak Samping
Foto Eksterior Honda HRV Prefacelift Tampak Samping

Untuk sisi samping tipe S dan E model facelift, perbedaannya hanya ada pada model velg saja dari desain “Sporty” menjadi “Bold”. Velg Bold ini bukanlah velg model baru karena sebelumnya sudah pernah digunakan pada tipe 1.8 Prestige prefacelift yang dijual dari tahun 2015. Honda hanya menyematkan model velg baru pada tipe 1.8 Prestige facelift saja guna membedakan antara varian biasa dan termahalnya.

Foto Eksterior Honda HRV Gen 2 Facelift Tampak Samping
Foto Eksterior Honda HRV Facelift Tampak Samping

Hal yang sama berlaku bagi HRV E SE. Dengan perbedaan harga 17 juta dibandingkan tipe E biasa, lantas tak membuat untuk Honda memberi desain velg khusus. Dengan kata lain, HRV SE hanya mendapat treatment “spesial” pada wajah depan saja.

Foto Eksterior Honda HRV Gen 2 SE Tampak Samping
Foto Eksterior Honda HRV SE Tampak Samping

Beralih ke bagian buritan. Dari segi desain, HRV Gen 2 tampil segar dengan tampilan futuristik yang tidak menghilangkan kesan sporty dengan sedikit mengadopsi lekukan aerodinamis yang hampir menyerupai Honda CR-V bongkok. Stop lamp LED,dan tailgate spoiler terintegrasi menjadi keunggulan HR-V. Perbedaannya hanya terletak pada desain lampu yang memanjang ke samping, sedangkan CR-V menjulang ke atas. Selain itu terdapat sebuah antenna pada bagian atap dengan model micro. Sementara tipe Prestige sudah mengapopsi antenna shark fin.

Foto Eksterior Honda HRV Gen 2 Prefacelift Tampak Belakang
Foto Eksterior Honda HRV Prefacelift Tampak Belakang

Pada varian Honda HRV Gen 2 facelift, hampir tak ada perubahan kasat mata. Perubahan HRV sejak keluaran tahun 2018 hanya ada di bagian lampu belakang dimana area lampu sein dan lampu mundur menjadi lebih bening dimana sebelumnya agak kemerahan. Sejak facelift, semua varian HRV sudah menggunakan antenna model shark fin dan mendapatkan  knalpot finisher chrome yang sebelumnya sudah ada pada HRV Prestige.

Foto Eksterior Honda HRV Gen 2 Facelift Tampak Belakang
Foto Eksterior Honda HRV Facelift Tampak Belakang

Sama seperti profil samping varian E facelift, tipe HRV SE juga tak mendapatkan treatment khusus untuk area buritannya. Hal yang sama juga berlaku untuk varian termewahnya, HRV Prestige.

Foto Eksterior Honda HRV Gen 2 SE Tampak Belakang
Foto Eksterior Honda HRV SE Tampak Belakang

Review Honda HRV Gen 2 : Interior

Desain dashboard minimalis dan futuristik, sesuai dengan filosofi Honda “Man Maximum, Machine Minimum”. Semua instrumen dirancang tepat dan tidak berlebihan. Desainer Honda berhasil mendesain interior kabin Honda HRV dengan tampilan yang mewah. Konsol tengah yang tinggi memberikan kesan seperti mobil-mobil Eropa yang elegan. Anda bisa meletakkan berbagai barang pada konsol tersebut dengan mudah. Pada bagian bawah tuas transmisi, terdapat ruang penyimpanan untuk kartu tol, uang dan lain-lain. Konsol tengah juga menyediakan tempat untuk minuman dan barang kecil lainnya.

Tipe E CVT yang dilengkapi smart key memungkinkan pengemudi menyalakan mobil dengan menekan tombol One Push Ignition System. Semua fitur interior HR-V dirancang untuk memberikan kenyamanan dan kepraktisan bagi pengemudi dan penumpangnya. Untuk mencapai kenyamanan maksimal di dalam kabin, Honda menggunakan material berkualitas baik, seperti platik yang lembut (padded) dan material kain jok yang mampu melepas panas, sehingga meningkatkan kenyamanan saat berkendara. Meski begitu, kualitasnya masih di bawah kualitas material interior Mazda CX3 yang meluncur belakangan.

Baca Juga:  Tips Membeli Honda CRV Gen 3 RE Bekas

Pada tipe E CVT, seluruh permukaan interior didominasi oleh material plastik hitam. Mulai dari dashboard, panel konsol, setir, hingga jok. Berbeda dengan tipe A, S dan Prestige yang turut dibubuhkan kelir ivory di panel dashboard area penumpang hingga ke panel pintu. Jok untuk tipe ini menggunakan bahan fabric dengan paduan kulit sintetis pada setiap sisi jok. Sementara tipe Prestige sudah mengadopsi full leather berwarna hitam. Sayangnya, ada beberapa bagian panel yang tampak kurang rapi sehingga dalam pemakaian harian akan menimbulkan bunyi rattling yang mengganggu.

Lampu LED digunakan untuk lampu peta dan lampu kabin sebagai bagian dari upaya Honda untuk meningkatkan rasa berkendara yang lebih nyaman bersama Honda HR-V. Panel instrumen yang dipadukan dengan dashboard memberikan kesan kabin yang lebih luas. Konsol tengah dengan desain tinggi menciptakan ruang personal antara penumpang depan dan belakang, serta terdapat tempat minuman yang fleksibel di konsol tengah. Lubang AC yang lebar di dasbor depan memberikan penyebaran udara dingin yang lebih merata, meskipun menurut kami desainnya sedikit ‘aneh’.

Sebagai kelengkapan standar, tipe S dan E membawa sistem head unit 2-DIN dengan monitor 6.1 inci merk JVC yang dapat memutar CD/DVD dan dilengkapi dengan USB port, aux input, dan kompatibel dengan iPhone App Mode. Menurut standar kami, kualitas suara yang dihasilkan dari head unit ini jauh dari kata bagus. Berbeda dengan HRV Prestige yang dipasangkan dengan head unit Kenwood berukuran 7 inci serta mendapat tambahan dukungan bluetooth, HDMI, hingga kompatibel dengan smartphone Android dan iOS. Khusus untuk tipe A, hanya dilengkapi dengan head unit 2-DIN tanpa layar monitor.

Setahun berselang tepatnya di pertengahan tahun 2016, khusus tipe Honda HRV Gen 2 1.8 Prestige mendapat update pada bagian headunit. Headunit 2 din baru ini memiliki desain model “floating” berukuran 8 inci dengan merk Panasonic. Semuanya telah mendukung konektivitas terkini termasuk Bluetooth, AUX, HDMI, dukungan input kamera belakang, hingga kompatibel dengan smartphone Android dan iOS. Menurut kami, head unit ini bukanlah selera semua orang karena merusak estetika karena layar LCD yang keluar dari frame. Kualitas suaranya pun masih di bawah Kenwood model sebelumnya.

Foto Interior Honda HRV Gen 2 Prefacelift Tampak Dashboard
Foto Interior Honda HRV Prefacelift Tampak Dashboard

Saat mendapatkan jatah facelift, Interior tak luput dapat penyegaran walau tidak ada desain yang berubah. Seluruh tipe dalam keluarga Honda HRV Gen 2 facelift diantaranya tipe S, E,  dan SE  kini mendapat headunit baru Panasonic floating 8 inci yang sebelumnya sudah digunakan duluan oleh tipe Prestige prefacelift sejak tahun 2016. Perubahan lain di kabin HR-V facelift lainnya hanya ada pada desain jok fabric. Selain itu, warna interior HRV tipe S kini didominasi warna hitam yang serupa seperti tipe E namun masih mempertahankan AC model putar dan tanpa penambahan fitur lainnya. Dengan begitu, HRV menjadi satu-satunya tipe yang masih mempertahankan warna Ivory.

Foto Interior Honda HRV Gen 2 Facelift Tampak Dashboard
Foto Interior Honda HRV Facelift Tampak Dashboard

Sedangkan Special Edition yang hadir bersamaan dengan tipe E facelift, sudah mengadopsi bahan kulit, mulai dari jok, setir hingga tuas transmisi. Meski kulit, kualitasnya masih ada di bawah level kulit Prestige karena tipe E SE hanya menggunakan bahan kulit sintetis. Kami pribadi lebih senang duduk di atas jok fabric milik tipe E biasa dibandingkan kulit sintetis tipe SE ini karena bahannya lebih adem dan lebih nyaman digunakan untuk perjalanan jarak jauh.

Foto Interior Honda HRV Gen 2 SE Tampak Dashboard
Foto Interior Honda HRV SE Tampak Dashboard

Honda HR-V memiliki tujuan utama untuk memberikan kenyamanan dan “personal feel” sekaligus dalam desain interior yang menggabungkan MPV dan coupe. Honda benar-benar mematuhi aturan tersebut. Posisi duduk pengemudi HR-V mirip sebuah sedan. Posisi duduk rendah namun bisa diatur ketinggiannya, dan lingkar kemudi menganut pengaturan tilt & teleskopik. Desain HR-V yang pipih dan aerodinamis sangat memperkuat performa pengendaraan dan mengurangi hambatan angin. Posisi pandangan pengemudi pun dibuat setinggi 100 mm agar pengemudi bisa melihat dengan leluasa secara vertikal dan horizontal seperti pada posisi mengemudi sebuah sedan.

Foto Interior Honda HRV Gen 2 Tampak Ruang Kabin Penumpang Depan
Foto Interior Honda HRV Tampak Ruang Kabin Penumpang Depan

Selanjutnya beralih ke bagian belakang. Interior memiliki desain yang bersih dan fungsional, dengan kursi yang nyaman hingga ke baris kedua. Kursi dan bagasi yang diusungnya sangat mengejutkan karena bisa dikatakan cukup luas untuk sebuah crossover yang notabene lebih kecil dari SUV. Bagi penumpang belakang, Honda HR-V memberikan ruang kaki yang luas, seperti sebuah minivan. Kursi penumpang yang seluas sedan mewah dioptimalisasi sesuai postur tubuh manusia sehingga lebih nyaman, terutama ketika menempuh perjalanan jauh.

Dibangun di atas platform Jazz GK5, Honda HR-V memiliki dimensi yang cukup besar, yaitu panjang 4.295 mm, lebar 1.770 mm, dengan tinggi 1.605 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 2.610 mm. Hal ini membuat Honda HR-V mampu menyediakan ruang yang luas bagi penumpang dan kargo. Meskipun mobil ini diisi oleh tiga orang kru redaksi yang memiliki tubuh yang cukup besar, hal tersebut tidak menjadi masalah bagi Honda HR-V. Hal ini terjadi berkat desain dan rekayasa ahli teknik dari Honda.

Salah satu contohnya adalah tangki bahan bakar yang kini diletakkan di bawah jok penumpang bagian depan. Hal ini memungkinkan Honda untuk mengatur proses pelipatan jok dengan baik dan membuat dek belakang mobil menjadi rata. Dengan semua ini, Honda HR-V hadir sebagai kendaraan yang menyatukan kenyamanan dan performa untuk memberikan pengalaman berkendara yang terbaik bagi penggunanya.

Hal menarik lainnya dari Honda HRV Gen 2 ini adalah ketersediaan fitur Magic Seat yang masih dipertahankan dari generasi Honda Jazz GD3, Honda Jazz GE8, hingga Honda Jazz GK5. Dengan hadirnya fitur ini, kursi belakang dapat dikonfigurasikan dalam banyak cara, sehingga dapat menampung barang bawaan tambahan secara maksimal. Dengan fleksibilitas  fitur pelipatan kursi yang praktis, HR-V memungkinkan pengguna untuk membawa barang bawaan yang lebih besar dan memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman dan efisien.

Bangku belakang yang lapang dengan pengaturan sandaran dalam dua posisi dan desain plafon yang unik memberikan ruang kepala yang cukup oke. Arm rest dan lampu baca juga tersedia untuk memberikan kenyamanan bagi penumpang belakang. Komposisi SUV, sukses membuat platform Jazz kian lapang menghadirkan ruang bagi penumpang belakang. Meski head room penumpang belakang tereduksi akibat atap yang menurun, namun dengan luasnya bagasi dan ruang kabin tentu menjelajah berbagai medan ringan dengan HR-V dengan membawa barang banyak bukan persoalan.

Foto Interior Honda HRV Gen 2 Tampak Ruang Kabin Penumpang Belakang
Foto Interior Honda HRV Tampak Ruang Kabin Penumpang Belakang

Di sisi lain, Honda HRV Gen 2 memiliki dek datar rendah dan luas guna menciptakan ruang bagasi yang user friendly. Kapasitas ruang bagasinya mencapai 404 L atau mampu menampung tiga tas golf berukuran regular. Jok baris kedua bisa dilipat 6:4 sehingga mampu meningkatkan luas ruang kargo. Guna memudahkan masuk dan keluar barang, bukaan pintu belakang dibuat seluas 1.180 mm. Tinggi bibir bagasi hanya 650 mm (paling rendah di kelasnya). Oh ya, jika Anda berniat bepergian ke luar kota, maka bagasi HR-V akan membuat Anda tersenyum. Bagasinya luas dan jika diperlukan bangku belakang bisa dilipat dan menghasilkan lantai rata.

Foto Interior Ruang Bagasi Honda HRV Gen 2
Foto Interior Ruang Bagasi Honda HRV

Panel instrumen pada Honda HRV Gen 2 ini benar-benar mengesankan dengan desain yang futuristik dan informatif. Terdapat illumination ring yang akan menyala hijau ketika Anda mengemudi secara efisien, memberikan informasi yang bermanfaat bagi pengemudi. Dalam panel instrumen ini, terdapat tiga panel yang menampilkan informasi secara real time. Panel kiri memberikan informasi putaran mesin serta posisi gear, panel tengah menampilkan informasi kecepatan mobil dan panel kanan terdapat MID yang memberikan informasi konsumsi bahan bakar, trip meter dan lain sebagainya.

Semua informasi ini mudah diakses oleh pengemudi untuk memantau performa kendaraannya. Meski tanpa tombol ECON, Honda tetap menyematkan indikator untuk berkendara hemat pada Honda HRV Gen 2. Pengemudi hanya perlu memperhatikan warna yang ditampilkan di panel instrumen atau melirik MID dalam mode konsumsi BBM secara real-time.

Panel Speedometer Honda HRV Gen 2
Panel Speedometer Honda HRV

Untuk menyalakan mesin, kita hanya perlu menekan tombol berwarna merah dengan tulisan “Engine Start/Stop”.

Tombol Start-Stop Button Honda HRV Gen 2
Tombol Start-Stop Button Honda HRV

Dengan fitur cruise control, ECU Honda HRV Gen 2 akan menentukan input debit bensin yang paling sesuai dengan kecepatan yang ditentukan oleh pengemudi. Perangkat yang sejatinya berfungsi untuk menjaga kecepatan tetap stabil di angka yang Anda inginkan. Dengan fitur ini, Anda bisa mempertahankan kecepatan ideal sehingga membantu menghemat bahan bakar. Bagaimanapun, komputer dapat membaca dengan tepat putaran mesin yang dibutuhkan dibanding pengemudi. Fitur cruise control menjadi andalan saat melakukan perjalanan jauh.

Fitur Cruise Control Honda HRV Gen 2
Fitur Cruise Control Honda HRV

Lingkar kemudi pada HR-V juga dirancang dengan berbagai fitur untuk mempermudah pengemudi. Tombol pengatur sistem hiburan diletakkan di sebelah kiri, memudahkan pengemudi untuk mengatur berbagai fitur audio kendaraannya.

Fitur  Audio Steering Switch Honda HRV Gen 2
Fitur  Audio Steering Switch Honda HRV

Untuk mendapatkan efek engine brake, pengemudi dapat memanfaatkan paddle shift. Tinggal ‘klik’ paddle shift (-) sekali, putaran mesin akan meningkat secara otomatis. Bila kurang, Anda dapat meng-klik sekali lagi. Posisi ini akan dipertahankan hingga pengemudi menekan pedal gas kembali. Untuk menaikkan gigi agar menjaga putaran mesin jadi lebih rendah dan menghemat bahan bakar, tinggal ‘klik’ paddle shift (+).

Tuas Paddle Shift Honda HRV Gen 2
Tuas Paddle Shift Honda HRV

Di segmen CUV, Honda HRV Gen 2 memiliki dua senjata andalan yang jarang ditemukan di kelasnya, yaitu fitur EPB (Electric Parking Brake) dan Auto Brake Hold. Fitur EPB (Electric Parking Brake) yang sangat berguna untuk mengoperasikan rem parkir secara elektris dengan mudah menggunakan tombol yang tersedia. Fitur ini sangat membantu pengemudi dalam mengaktifkan atau melepas rem parkir dengan cepat dan mudah tanpa harus mencari tuas rem parkir konvensional yang terletak di tengah antara kursi pengemudi dan penumpang depan.

Dalam menggunakan fitur EPB ini, pengemudi hanya perlu menekan tombol yang tersedia pada konsol tengah mobil untuk mengaktifkan atau melepas rem parkir secara elektris. Sehingga, fitur EPB ini memungkinkan pengemudi untuk membebaskan tangan mereka dari mengoperasikan tuas rem parkir konvensional yang terkadang terasa merepotkan. Selain mudah digunakan, fitur EPB juga sangat berguna dalam memastikan keamanan pengemudi dan penumpang sehingga kendaraan mereka tidak akan bergerak secara tiba-tiba ketika dihentikan di sebuah bukit atau tanjakan.

Fitur EPB juga memastikan bahwa kendaraan akan terkunci dengan aman saat diparkir di tempat yang miring atau berlumpur. Dengan fitur EPB yang ada pada HR-V, pengemudi dapat mengoperasikan rem parkir secara mudah dan efisien. Sehingga, pengemudi dapat merasa lebih nyaman dan aman dalam mengemudikan mobil ini di berbagai kondisi jalan dan situasi parkir.

Fitur kedua adalah Auto Brake Hold. Auto Brake Hold adalah fitur canggih yang tersedia pada mobil Honda HR-V. Fitur ini sangat membantu pengemudi yang sering berada dalam kondisi lalu lintas yang padat atau di perhentian yang sering. Dengan fitur Auto Brake Hold, pengemudi tidak perlu menginjak pedal rem terus-menerus saat kendaraan berhenti. Setelah menginjak rem beberapa saat, Auto Brake Hold akan secara otomatis mengaktifkan rem parkir elektrik, sehingga kendaraan tetap berada di tempatnya tanpa perlu menggunakan pedal rem.

Baca Juga:  Kelebihan dan Kekurangan Toyota Crown Robot & Crown Lexus

Fitur ini sangat membantu dalam mengurangi kelelahan pengemudi yang harus menginjak pedal rem terus-menerus saat berada di kondisi stop and go. Dengan fitur Auto Brake Hold, pengemudi dapat beristirahat sejenak tanpa perlu khawatir kendaraan akan bergerak. Ketika pengemudi ingin melanjutkan perjalanan, cukup menginjak pedal gas secara halus dan Auto Brake Hold akan secara otomatis membatalkan rem parkir elektrik dan kendaraan siap melaju.

Tombol Rem Tangan Elektrik Honda HRV Gen 2
Tombol Rem Tangan Elektrik Honda HRV

Kemampuan komputer transmisi Honda HRV Gen 2 yang dapat dibuat menjadi mode manual 7-speed melalui paddle shift di balik kemudi, cukup pintar dalam menerjemahkan kondisi jalan dan keinginan pengemudi. Transmisi tanpa roda gigi ini lebih didasarkan pada torsi optimal sehingga rasio puli selalu berada dalam kondisi terbaik untuk mentransfer tenaga mesin ke roda.

Tuas Transmisi Honda HRV Gen 2
Tuas Transmisi Honda HRV

Penerapan kontrol kestabilan sangat membantu handling Honda HRV Gen 2. Meski tinggi, peran komputer saat salah satu ban kehilangan cengkeram sangat membantu pengemudi dalam pengendalian optimal. Apalagi kontrol kestabilan ini terintegrasi dengan EPS sehingga komputer turut memandu arah kemudi yang tepat agar kendali tetap berada di tangan pengendara.

Tombol Traction Control Honda HRV Gen 2
Tombol Traction Control Honda HRV

Pada bagian tuas lampu sein, Honda HRV Gen 2 tipe E memiliki kemiripan dengan varian atasnya dimana switch foglamp sudah terintegrasi bersama tuas ini.

Tuas Lampu Honda HRV Gen 2
Tuas Lampu Honda HRV

Untuk tuas wiper, untungnya sudah dibekali fitur intermitten hingga ke tipe termurahnya, tipe A.

Tuas Wiper Honda HRV Gen 2
Tuas Wiper Honda HRV

Panel Power Window Honda HRV Gen 2, dengan fitur auto khusus untuk bagian pengemudi. Panel electric mirror dengan fitur pelipat spion otomatis turut diintegrasikan di area ini sehingga lebih mudah diakses tanpa harus membagi konsentrasi saat menyetir.

Panel Power Window + Electric Mirror Honda HRV Gen 2 
Panel Power Window + Electric Mirror Honda HRV

Pengaturan AC Honda HRV Gen 2 menggunakan panel digital layar sentuh yang intuituf. Tak hadir di tipe A dan S. Anda bisa mengatur suhu dengan mudah atau menggunakan fitur otomatis untuk mengatur suhu kabin. Meskipun tidak mengadopsi double blower, sistem pendinginan HRV bekerja merata dan blower AC penumpang terlihat serasi dengan desain dashboard. Sayangnya, tiga lubang AC depan menatap langsung ke tubuh penumpang dan terasa kurang nyaman meskipun bisa ditutup. Kontrol sistem digital ini memperkuat kesan modern di dalam kabin.

Panel AC Honda HRV Gen 2
Panel AC Honda HRV

Review Honda HRV Gen 2 RU1 / RU5 : Performa Mesin

Seperti yang telah kami sebutkan di atas, Honda HRV Gen 2 di Indonesia dihadirkan dengan dua jenis pilihan mesin. Mesin yaitu L15Z1 1.500 cc untuk RU1 yang juga digunakan pada Mobilio dan BR-V di tipe A, S, E, dan dilengkapi dengan transmisi manual 6-speed dan CVT. Sementara itu, tipe Prestige menggunakan mesin R18Z1 untuk RU5 dengan kapasitas 1.800 cc yang identik dengan Civic FB 1.8 dan dilengkapi dengan transmisi CVT. Keduanya menggunakan teknologi SOHC, 16 katup, dan i-VTEC dengan sistem pasokan bahan bakar PGM-FI.

Jantung mekanis Honda HRV Gen 2 RU1 mampu menggenjot tenaga hingga 120 HP di 6.600 rpm dengan torsi puncak 145 Nm pada 4.600 rpm. Respons mesin pada putaran bawah sangat baik, terutama dengan konfigurasi mesin SOHC yang memang memberikan responsivitas putaran rendah yang mumpuni. Dengan bobot sebesar 1.226 kg, varian bermesin 1.500 cc ini mampu berakselerasi menembus 0-100 km/jam dalam waktu 12,1 detik. Artinya, Berbekal  rasio tenaga – bobot sebesar 97,87 hp per ton dan rasio torsi – bobot sebesar 118,27 Nm per ton, HR-V E CVT menunjukkan performa yang mumpuni di kelasnya.

Banyak yang bertanya, mengapa Honda masih menggunakan mesin SOHC untuk HRV sedangkan Honda memiliki banyak mesin DOHC. Faktanya, mesin DOHC memang cocok untuk putaran mesin yang tinggi dan ideal untuk Type R yang membutuhkan tenaga besar.

Foto Ruang Mesin Honda HRV Gen 2 RU1 1.500 cc
Foto Ruang Mesin Honda HRV RU1 1.500 cc

Sementara daya yang dihasilkan oleh dapur pacu HRV Gen 1 RU5 1.8 liter mencapai 139 HP pada 6.500 rpm dengan torsi 169 Nm pada 4.300 rpm. Dalam hal performa, mesin Honda HR-V 1.8 L Prestige terbukti sangat responsif. Ketika pengemudi membutuhkan akselerasi yang lebih cepat, mobil ini bisa merespon dengan sangat baik dan cepat. Pada pengetesan akse­lerasi 0-100 km/jam, HR-V 1.8 Prestige ini menyelesaikannya dalam 10,5 detik. Sementara HR-V E bermesin 1.497 cc butuh 11,1 detik. Hal ini menjadikan HR-V 1.8 sebagai pilihan yang tepat bagi penggemar mobil yang menuntut tenaga lebih.

Foto Ruang Mesin Honda HRV Gen 2 RU5 1.800 cc
Foto Ruang Mesin Honda HRV RU5 1.800 cc

Kedua mesin ini dipadukan dengan transmisi CVT ‘Earth Dreams’ yang membuat strukturnya lebih ringan, perpindahan transmisi lebih halus, dan pemakaian bahan bakar yang lebih efisien. Respon awal CVT pada mobil ini untuk stop-and-go juga tidak seburuk CVT generasi pertama pada X-Trail T31 yang juga pernah kami ulas. Kedinamisan CVT yang khas membuat peningkatan kecepatan berlangsung halus dan tanpa entakan baik saat berakselerasi keras maupun di kecepatan sedang.

CVTnya ini memiliki rasio dari rentang 2,526-0,408 dan final gear 5,948. Mobil ini berusaha untuk membuat efisien distribusi tenaga untuk mengoptimalkan konsumsi BBM namun tetap dengan menjaga DNA performa yang tangguh khas Honda. Sementara tipe A dan S turut disajikan dengan transmisi manual 6 percepatan yang kami yakin sangat cocok bagi spirited driver karena sensasi berkedaranya lebih engaging dibandingkan CVT.

Ketika memilih mobil Honda HRV Gen 2, konsumen dapat mempertimbangkan kebutuhan tenaga dan torsi, serta kapasitas tangki bahan bakar yang disesuaikan dengan kebutuhan penggunaan. Volume tangki bahan bakar Honda HR-V 1.800 cc lebih besar dibandingkan dengan Honda HR-V 1.500 cc, karena kapasitas mesin yang lebih besar. Honda HR-V 1.800 cc menggunakan tangki bahan bakar berukuran 50 liter, sedangkan Honda HR-V 1.500 cc menggunakan tangki bahan bakar berukuran 40 liter saja.

Review Honda HRV Gen 2 RU1 / RU5 : Impresi dan Handling

Dan akhirnya, saatnya saya mulai menceritakan pengalaman saya saat menguji Honda HRV Gen 2 1.5 E CVT, tipe terlaris dari Honda HR-V Gen 2. Untuk menyalakan mesin mobil ini, cukup dengan menekan tombol start. Selanjutnya, untuk melepaskan rem tangan, saya hanya perlu menekan tombol rem yang terletak di konsol tengah. Mendapatkan posisi mengemudi yang optimal di Honda HR-V memang tidak sulit. Pasalnya, Honda telah merekayasa interior HR-V dengan konsep ‘expandible cockpit’ yang memberikan rasa personal dan kenyamanan layaknya sebuah MPV.

Mudah bermanuver dan mudah dikendalikan. Dua faktor penting yang tak bisa dipisahkan dari sebuah crossover. Sebelumnya, SUV sebagai ‘kakek’ dari crossover, belum tentu mempunyai kemampuan yang sama. Sistem kemudi yang belum terlalu canggih dan radius putar yang besar, membuat SUV tidak begitu nyaman dikemudikan. Namun, seiring perkembangan zaman, sistem kemudi dan suspensi pada SUV pun mengalami perubahan signifikan.

Perkembangan tersebut kemudian meluas ke ranah crossover. Honda HR-V hadir dengan jarak putar minimum 5,3 meter. Keunggulan ini memungkinkan pengemudi HR-V untuk melakukan manuver dengan mudah saat berkendara di jalan yang kecil, padat (perkotaan), atau saat ingin memarkir kendaraan. Jadi, tidak ada keraguan bahwa Honda HR-V memiliki kemampuan manuverabilitas yang luar biasa, yang pastinya akan memberikan kenyamanan dan kepraktisan saat berkendara di jalan yang ramai atau saat parkir kendaraan.

Saat mengendarai mobil ini, Kami merasa sangat nyaman dan aman. Fitur-fitur keamanan seperti airbag dan sabuk pengaman memang sudah menjadi standar pada mobil-mobil saat ini, namun Honda HR-V memiliki fitur tambahan yang membuat saya merasa lebih aman saat berkendara, seperti fitur pengereman darurat dan kamera belakang yang membantu saat parkir.

Honda HRV Gen 2 juga sudah dilengkapi dengan paddle shift dimulai dari tipe E, memberikan opsi perpindahan gigi secara manual otomatis. Dengan sistem transmisi dan teknologi yang sama dengan Jazz GK5 , Anda bisa melakukan engine brake meski responsnya tidak sekuat engine brake pada transmisi manual. Transmisi CVT ini pintar dalam menerjemahkan kondisi jalan dan keinginan pengemudi. Jika ingin mendapat respons transmisi yang lebih agresif, tinggal geser tuas transmisi ke posisi S. Dengan begitu, putaran mesin akan ditahan pada putaran yang lebih tinggi, sehingga mudah untuk menyalip kendaraan lain ketika diperlukan.

Honda HRV Gen 2 memakai ban dengan ukuran 215/55 R17 yang memberikan traksi yang optimal dan memungkinkan mobil untuk bermanuver di tikungan dengan mudah berkat ditopang oleh suspensi MacPherson Strut di depan dan H-Shape Torsion Beam di belakang. Suspensi ‘firm’ ini memberikan pengalaman menikung yang sangat baik tanpa membuat pinggang pegal ketika HR-V melewati jalan yang tidak ramah atau berlubang tak dalam. Saat Jaldayat uji di jalanan tanjakan berkelok, mobil dapat dikemudikan hingga batas traksi yang ditahan oleh keempat rodanya. Namun konsekuensi dari suspensi ini adalah bantingannya yang sedikit keras dibandingkan kompetitor lain di kelasnya.

Pengendalian yang fun to drive, yang merupakan ciri khas dari Honda, juga tetap hadir di HRV. Meskipun bodinya kompak, sistem Motion Electric Power Steering (EPS) yang digunakan membuat kendali kemudi menjadi lebih mudah yang sangat zippy dalam perkotaan. Kekurangan HRV Gen 2 juga kami dapatkan pada pengujiam handling ini dimana respon kemudi yang terasa terlalu ringan untuk standar kami dan terasa tanpa umpan balik sama sekali. Saat menginjak kecepatan tinggi, mengemudi dengan setir seringan ini cukup menakutkan.

Berbagai fitur mempermudah penggunaan Honda HRV Gen 2 dalam keadaan stop and go, seperti Brake Hold yang menahan rem mobil secara otomatis saat mobil sudah berhenti, serta Hill Start Assist yang membantu pengemudi untuk melaju dari posisi diam di tanjakan. Auto Brake Hold juga sangat membantu pengemudi saat berhenti di jalan menanjak. Pengemudi tidak perlu mengaktifkan rem parkir elektris, cukup menekan tombol di konsol tengah dan pedal rem tidak perlu lagi diinjak. Untuk menonaktifkannya, pengemudi hanya perlu menekan pedal gas kembali.

Mobil ini juga sudah dilengkapi fitur Vehicle Stabilitation Assist (VSA), yang sejatinya berfungsi mengkoreksi arah kemudi ketika oversteer atau understeer. Ketika HR-V melintasi jalan menurun dan berkelok serta hadirnya pasir, gejala understeer dapat segera dikoreksi dengan mudah. Saat pengemudi merasakan ban depan mulai kehilangan daya cengkeram, putaran kemudi terasa ringan ke arah satu sisi dan pengereman otomatis bekerja untuk mengurangi kecepatan dan mendapatkan traksi ban kembali. Namun, bagi pengemudi antusias, Honda menyediakan tombol untuk menonaktifkan fitur ini.

Satu hal lagi yang kami sayangkan adalah suara gemuruh kerap didengar saat mobil diajak berlari. Gemuruh ini timbul dari kolong sekitar ban. Sudah bukan rahasia umum, produk Honda di Indonesia akhir-akhir ini memang memiliki peredaman kolong yang kurang baik sehingga menimbulkan suara bising. Bahkan CRV turbo yang notabene berada di kelas mobil setengah M didera isu serupa.

Baca Juga:  Perbandingan Honda Accord vs Mazda6 vs Peugeot 508

Untungnya, dari sisi penggereman, Honda HRV Gen 2 memiliki kepakeman rem yang patut diacungi jempol. Sebagai kelengkapan standar, mobil ini sudah dilengkapi dengan sistem pengereman ABS, EBD, dan BA pada keempat rodanya. Berkat bobotnya yang ringan, crossover ini dapat dihentikan dengan halus, bahkan ketika direm dari 150 km/h hingga 50 km/h. Meski dimensi dan bobotnya tak berbeda jauh dengan Jazz, PT. Honda Prospect Motor tetap menyematkan rem cakram untuk sistem rem di roda belakang HR-V bahkan mulai dari tipe terendah yakni A M/T sekalipun. Padahal Honda Jazz generasi terakhir saja hingga tipe termahal tak mengusungnya.

Tak hanya itu, Brake Override System juga tersedia di Honda HRV Gen 2. Teknologi ini sangat membantu saat pengemudi mengalami kepanikan. Saat pedal gas dan rem ditekan secara bersamaan, komputer akan langsung memilih sistem rem yang akan bekerja. Hal ini sangat membantu bagi pengemudi awam yang baru menggunakan transmisi otomatis. Emergency Stop Signal juga tersedia pada HR-V. Saat pengemudi melakukan pengereman darurat, kedua sisi lampu sein (hazard) secara otomatis akan menyala. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan terjadinya tabrakan beruntun yang kerap terjadi di perkotaan.

Untuk keperluan penggunaan sehari-hari, saya tidak memiliki keluhan apapun terhadap mobil ini. Mobil ini memiliki kombinasi mesin dan CVT yang pas, sehingga sangat nyaman digunakan saat melaju dengan santai. Mesinnya mungkin bukan untuk mengemudi dengan gaya yang bersemangat, namun juga tidak bisa dikatakan lambat. Saya bahkan berhasil mencapai kecepatan 140 km/jam di jalan tol yang sangat ramai dengan truk.

Meskipun mungkin beberapa orang yang suka dengan gaya mengemudi yang bersemangat tidak akan menyukai suara infinite-NGUUUUUU~ pada mobil ini, saya tidak memiliki masalah dengan itu. Toh, kebanyakan waktu mobil ini digunakan untuk berkendara di dalam kota dengan kecepatan 40-60-80 km/jam, dan dalam situasi seperti itu, CVT pada mobil ini sangat nyaman digunakan.

Review Honda HRV Gen 2 RU1 / RU5 : Konsumsi BBM

Jaldayat telah melakukan pengujian komprehensif terhadap dua varian Honda HR-V. Salah satu aspek yang diuji adalah efisiensi atau konsumsi bahan bakar dari kedua varian tersebut, yaitu Honda HR-V dengan mesin 1.500 cc dan 1.800 cc. Dua modus pengujian dilakukan, yaitu pengujian konsumsi bahan bakar untuk rute dalam kota dan pengujian untuk rute luar kota. Pengujian konsumsi bahan bakar merupakan rutinitas yang Jaldayat lakukan saat menguji seluruh mobil yang diuji.

Untuk pengujian efisiensi bahan bakar ini, kedua mobil diuji dengan berpatokan pada kecepatan rata-rata 20-22 km/jam dengan jarak tempuh minimal 90-100 km, dan menggunakan sistem penghitung konsumsi yang terdapat di Multi Information Display pada kedua mobil tersebut.

Pada pengujian untuk rute dalam kota, Honda HR-V 1.5L E CVT bermesin 1.497 SOHC menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan varian saudaranya, yaitu HR-V 1.8L Prestige bermesin 1.799 cc. Hasil pengujian menunjukkan bahwa konsumsi bahan bakar dari HR-V 1.5L E CVT mencapai 13,7 km/liter, sedangkan varian HR-V 1.8L Prestige hanya mencapai 10,9 km/liter.

Analisis Jaldayat menunjukkan bahwa besarnya konsumsi Honda HRV Gen 2 1.8 saat rute dalam kota disebabkan oleh tingginya konsumsi saat dalam kondisi kemacetan. Saat dalam kondisi diam dan bergerak di kecepatan rendah, mesin berkapasitas lebih besar berpotensi meminum bahan bakar lebih banyak. Karenanya, hasil konsumsi kedua mobil berbasis sama pada rute ini terpaut cukup jauh.

Pada pengujian untuk rute tol, dimana Jaldayat menargetkan kecepatan rata-rata 90-100 km/jam, Honda HRV Gen 2  1.8 dan 1.5 hanya terpaut sedikit. HR-V bermesin 1.497 cc mencatat 17,5 km/liter sedangkan HR-V bermesin 1.799 cc harus puas dengan konsumsi 16,3 km/liter. Pada kecepatan tinggi, mesin bertransmisi CVT dapat mengolah bahan bakar dengan putaran mesin yang rendah sehingga perbedaan konsumsi yang diciptakan keduanya tidak jauh berbeda. Bobot HR-V 1.8 yang memang lebih berat sekitar 100 kg dibanding 1.5 turut berpengaruh membuat hasilnya tidak lebih baik.

Spesifikasi Honda HRV Gen 2 RU1 / RU5

  • Kode sasis : RU1 dan RU5.
  • Mesin : 1,5 liter L15Z1 (RU1) ; 1,8 liter R18A (RU5). Sama-sama 4 silinder segaris 16 katup.
  • Power : 120 HP @6.600 RPM (RU1); 140 HP @6.300 RPM (RU5).
  • Torsi : 145 Nm @4.600 RPM (RU1); 177 Nm @4.200 RPM (RU5).
  • Konsumsi BBM : 8-12km / L (dalam kota), 12-15km / L (luar kota).
  • Transmisi : 6-speed manual, 7-speed otomatis CVT.
  • Suspensi: Depan McPherson strut, belakang torsion beam.
  • Rival : Ford Ecosport, Mazda CX-5, Hyundai Creta, Chevrolet Trax, Toyota Rush dan Nissan Juke.
  • Penjualan: 2015 – 2017 (prefacelift) – 2018 – 2022 (facelift).

Kelebihan dan Kekurangan Honda HRV Gen 2 RU1 / RU5

Berikut beberapa poin penting yang wajib Anda ketahui mengenai Kelebihan dan Kekurangan Honda HRV Gen 2 di Indonesia.

Kelebihan Honda HRV Gen 2 RU1 / RU5

Desain interior cantik
Desain konsol separator tengah yang lebih tinggi dari paha penumpang depan memberikan kesan sporti dan kokpit pribadi bagi pengemudi. Ini membuat rasa sportscar semakin terasa dalam pengalaman mengemudi.

Performa kedua jenis mesin cukup baik
Seperti yang telah kami jelaskan di atas, Honda HRV Gen 2 memiliki respon mesin yang tergolong oke di kelasnya. Meski bukan yang terbaik, tapi kedua jenis mesin dan transmisinya mampu menjadi jawaban bagi mereka yang memiliki aktifitas pada di kawasan sempit.

Hemat BBM
Sudah bukan rahasia lagi, konsumsi BBM HRV cukup irit dan salah satu kontestan terbaik di kelasnya. Dalam kondisi padat merayap, kedua jenis mesinnya masih mampu menembus angka lebih dari 10km/L.

AC touch panel
Sistem kontrol AC dengan sentuhan ini merupakan fitur yang pernah kami temukan di Honda City generasi terbaru. Sayang, Honda Jazz tak memilikinya, padahal fitur ini mendongkrak unsur mewah dan moderen di dalam mobil. dengan panel sentuh tersebut, interior Honda Jazz kian simpel karena tak perlu dirumitkan dengan berbagai tombol.

Harga bertahan
Di pasar mobil bekas, harga HRV bekas masih sangat bertahan. Tentunya akan menguntungkan bagi Anda yang suka gonta-ganti mobil dalam jangka waktu tertentu.

Electric Parking Switch
Sistem pengatur rem parkir bermodel tombol elektris ini memiliki kontrol bak mobil mewah. Jazz dan City belum menggunakan sistem ini. sedangkan HR-V dari tipe termurah sudah mengusungnya. Dengan fitur ini, Anda tak perlu lagi repot-repot menarik rem parkir ketika akan menggerakkan kendaraan dari posisi parkir atau diam di tanjakkan.

Kabin Honda HRV paling lapang di kelasnya
Di segmen crossover kompak, belum ada yang mampu menyaingi fleksibilitas kabin HRV. Bagasi lapang dan jok belakang memiliki fitur magic seat, tentunya sangat membantu sewaktu-waktu ingin membawa barang banyak.

Tawarkan keunggulan SUV dengan kepraktisan hatchback
HRV terasa kompak. Kekhawatiran akan bodi yang besar karena dimensi yang lebih besar dari platformnya, yaitu Jazz, ternyata tidak terbukti setelah HR-V melaju di dalam kota.

Fitur keselamatan lumayan lengkap
Fitur keselamatan mobil ini juga cukup memadai dengan dilengkapi Electric Parking Brake (EPB), Auto Brake Hold, Hill Start Assist, ABS, EBD, dan BA. Namun, terdapat beberapa fitur keselamatan yang dikurangi dari model termahal, seperti side curtain airbags dan side airbags, serta fitur kamera mundur yang ditiadakan.

Ground clearance tinggi
HRV memiliki daya jelajah yang baik. Dengan ground clearance yang tinggi, kami merasa lebih percaya diri ketika menghadapi genangan air atau jalan berlubang. Tinggi 185 mm merupakan ukuran yang tepat untuk menembus rintangan-rintangan ringan di perkotaan dan sekitarnya.

Ruang pandang seperti sedan dan mudah dikendalikan
Posisi mengemudi yang sama seperti Honda Jazz namun dengan visibilitas yang lebih baik membuat saya percaya diri dalam bermanuver di ruang-ruang sempit.

Kekurangan Honda HRV Gen 2 RU1 / RU5

Peredaman kabin kurang bagus
Beberapa pemilik HRV juga mengeluhkan kualitas peredaman interior HRV. Suara dari luar mobil seperti suara mesin, kendaraan sekitar, dan suara ban yang berasal dari kolong roda adalah hal yang wajib ditoleransi kecuali Anda ingin memasang peredam tambahan.

Kualitas material interior kurang bagus
Salah satu poin ini adalah hal yang tidak bisa kami toleransi di beberapa produk Honda dan juga ikut menjadi masalah pada HRV. Kualitas interior HRV tergolong payah dan akan menimbulkan bunyi-bunyian rattling yang sangat mengganggu konsentrasi mengemudi.

Transmisi CVT
Tidak semua orang menyukai karakter CVT. Bunyi dengung ketika akselerasi kerap terdengar ke kabin. Walau begitu, transmisi ini memang terkenal mampu meningkatkan efisiensi BBM dibandingkan transmisi matic konvensional.

Tombol Starter dan Electric Parking Brake
Mengingat fitur HRV kebanyakan sudah mengadopsi sistem elektrik, maka pastikan kedua fitur ini berfungsi normal. Terlebih pada bagian EPB. Jika switch-nya rusak, maka rem akan menyangkut dan harus memperbaikinya secara manual dengan cara bobol roda belakang.

EPS sering bermasalah
Salah satu masalah yang sering dikeluhkan oleh pemilik HRV adalah terkait dengan sistem kemudi, baik itu rack steering Electric Power Steering (EPS). Beberapa pemilik HR-V melaporkan bahwa setelah menempuh jarak sekitar 50 ribu kilometer, sistem kemudi mereka mulai bermasalah. Beberapa gejala yang muncul antara lain, sulitnya mengemudikan mobil karena kemudi terasa berat atau kurang responsif, bunyi berdecit atau mengeluarkan suara-suara aneh saat mobil berbelok, serta adanya getaran atau vibrasi pada kemudi.

Bantingan keras
Meskipun terkenal sebagai mobil yang lincah, suspensi HR-V tergolong sedikit lebih keras dibandingkan dengan Honda CRV dan Freed.

Bunyi gluduk-gluduk
Sudah bukan rahasia lagi, mayoritas Honda HRV Gen 2 kerap menimbulkan bunyi gluduk-gluduk terutama saat menikung. Suara ini biasanya muncul dari as roda bagian depan. Meski tidak membahayakan, namun bunyo tersebut sangat mengganggu kenyamanan mengemudi.

Demikian informasi lengkap mengenai Review, Spesifikasi serta Kelebihan dan Kekurangan Honda HRV Gen 2 di Indonesia. Secara garis besar, HR-V hadir dengan ke­kuatan penuh. Segudang fitur menarik dihadirkan. Sebut saja kontrol kestabilan yang telah hadir dari model termurah sekalipun. Ground clearance 185 mm membuat HR-V memiliki daya jelajah yang mumpuni serta dipadu dengan dimensi kompak serta kepraktisan tinggi, membuat ia cocok untuk transporter diberagam kondisi. Hanya saja mobil ini tergolong ringkih dibandingkan kompetitor lain di harga yang sama. Semoga membantu. Baca juga: