Kapasitas Oli Mesin Mobil L300 Diesel Terbaru 2024

Jaldayat.com – Mengganti oli mesin secara berkala sudah menjadi kewajiban pemilik kendaraan. Selain diganti tepat waktu, volume oli yang digunakan saat penggantian juga harus tepat. Oleh sebab itu, Anda yang mempunyai mobil L300 Diesel perlu mengetahui berapa kapasitas oli mesin mobil L300 Diesel.

Setiap jenis kendaraan mempunyai kapasitas oli yang berbeda karena spesifikasi mesin yang digunakan juga berbeda. Untuk menghindari timbulnya masalah akibat kesalahan penggantian oli, maka Anda perlu menyimak pembahasan seputar kapasitas oli mesin berikut ini.

Mengapa Mengetahui Kapasitas Oli Sangat Penting?

Sebagaimana yang telah Anda ketahui, oli mesin memegang peranan yang sangat penting bagi kendaraan. Oli mesin dapat berfungsi sebagai pelumas untuk mengurangi gesekan, mendukung sistem pendinginan mesin untuk mencegah overheat, dan mencegah kotoran menempel pada komponen.

Namun, oli mesin hanya bisa berfungsi maksimal apabila digunakan dalam kapasitas yang tepat sesuai kebutuhan. Terlalu sedikit oli mesin dapat menimbulkan performa kurang optimal, oli cepat habis, pelumasan tidak maksimal, dan lain sebagainya.

Sementara itu, penggunaan oli mesin yang terlalu banyak juga tidak disarankan. Salah satu dampak negatif pengisian oli yang terlalu banyak adalah performa mesin akan menurun. Hal ini diakibatkan oleh putaran poros engkol yang terhambat.

Baca Juga:  Kapasitas Oli Mesin Mobil Kijang Kapsul dan Tips Awet

Oleh sebab itu, sangat penting untuk memperhatikan kapasitas oli yang digunakan pada mobil. Selain menjaga performa kendaraan, takaran oli yang tepat juga akan memperpanjang masa pakai mesin Anda.

Kapasitas Oli Mesin Mobil L300 Diesel

Oli Mesin Mobil L300 Diesel

Mitsubishi L300 Diesel dirancang secara khusus dengan kapasitas silinder lebih dari 2000 cc. Hadir dengan variasi diesel, mobil ini menawarkan mesin dengan tenaga yang lebih besar. Lantas, berapa volume oli mesin yang dibutuhkan?

Kapasitas oli mesin Mitsubishi L300 Diesel adalah sekitar 4,5 liter. Sedangkan filter oli yang dibutuhkan adalah sekitar 0,8 liter. Dengan begitu, volume oli mesin yang digunakan untuk kendaraan ini adalah sekitar 5,4 liter.

Dengan kapasitas oli yang pas, mesin L300 Diesel dapat bekerja secara optimal. Oli tidak hanya bekerja melumasi komponen mesin tetapi juga membantu proses pendinginan serta mencegah menempelnya kotoran yang akan merusak mesin.

Cara paling mudah untuk mengganti oli tanpa harus mengukur volume sendiri adalah dengan melakukan penggantian di bengkel terpercaya. Namun jika Anda ingin mencoba melakukannya sendiri, pastikan Anda menggunakan alat takar agar tidak keliru.

Kapasitas Oli Lain Mobil L300 Diesel

L300 Diesel tidak hanya membutuhkan oli mesin tetapi juga oli transmisi dan oli gardan. Apakah kapasitas oli yang dibutuhkan sama dengan oli mesin? Tentu saja tidak. Biasanya kapasitas oli transmisi dan oli gardan lebih sedikit dibandingkan oli mesin.

Kapasitas oli transmisi L300 Diesel adalah 2 liter. Sedangkan volume oli gardan pada kendaraan ini adalah 2 liter. Kapasitas ini berlaku untuk semua tipe Mitsubishi L300, mulai dari Euro 2 hingga Euro 4. Jadi, jangan sampai Anda melakukan kesalahan dalam mengisi oli transmisi maupun oli gardan.

Baca Juga:  Alasan Kenapa Harus Memilih Mobil Diesel

Kapan Waktu yang Tepat untuk Ganti Oli?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Ganti Oli

Penggantian oli mesin dan oli-oli lainnya harus dilakukan secara berkala. Namun, waktu penggantian tidak boleh dipilih secara sembarangan. Ada waktu ideal yang harus diperhatikan agar tidak menimbulkan masalah.

Setiap jenis oli mempunyai masa pakai yang berbeda. Misalnya oli mesin pada mobil Mitsubishi L300 disarankan untuk diganti setiap 5.000 km. Sedangkan filter oli idealnya diganti setiap 10.000 km agar penyaringan tetap optimal. Pastikan kapasitas oli mesin mobil L300 Diesel yang digunakan sudah tepat.

Selain oli mesin, oli gardan dan oli transmisi juga harus diganti secara berkala. Waktu ideal untuk penggantian keduanya adalah setiap 40.000 km. Hindari mengganti oli melebihi batas waktu yang telah ditentukan agar kinerja mesin tetap optimal.

Tips Agar Oli Tidak Cepat Habis

Jumlah oli mesin akan semakin berkurang ketika digunakan. Berkurangnya volume oli dapat berdampak pada efektivitas daya lumas hingga performa mesin. Lantas, bagaimana cara agar oli mesin tidak cepat habis? Berikut beberapa tips untuk menjaga agar oli mobil lebih awet.

1. Pilih Oli yang Tepat

Setiap oli mempunyai spesifikasi yang berbeda. Ada yang mempunyai tingkat kekentalan tinggi, ada yang encer, dan ada pula yang mengandung beragam zat aditif untuk menambah performa. Dengan spesifikasi tersebut, Anda bisa menentukan jenis oli yang tepat sesuai kebutuhan.

Pastikan oli mempunyai tingkat kekentalan atau viskositas sesuai yang direkomendasikan oleh produsen. Apabila tersedia, Anda bisa menggunakan oli yang diproduksi oleh pabrikan mobil yang sesuai dengan spesifikasi mesin.

Baca Juga:  Jual Mobil Bekas dengan Cara Lelang

2. Periksa Level Oli Secara Rutin

Memeriksa level oli secara berkala juga sangat penting bagi pemilik mobil. Meskipun Anda sudah mengetahui kapasitas oli mesin L300 Diesel dan waktu ideal penggantian, pengecekan rutin tetap harus dilakukan terutama setelah mobil bekerja keras.

Gunakan tongkat pengukur untuk mengetahui level oli. Jangan biarkan level oli berada di bawah standar karena bisa menyebabkan gesekan berlebih dan merusak mesin.

3. Ganti Filter Secara Berkala

Filter oli berfungsi menyaring partikel kecil dan kotoran pada oli sebelum mengalir ke mesin. Filter yang kotor membuat penyaringan tidak maksimal sehingga sirkulasi oli menjadi buruk. Tentu saja hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada mesin. Ganti filter secara berkala sesuai dengan waktu yang direkomendasikan.

Dengan mengetahui kapasitas oli mesin mobil L300 Diesel, Anda tidak perlu ragu jika ingin mengganti oli sendiri di rumah. Lakukan penggantian secara berkala untuk menjaga agar performa mesin tetap prima dan menghindari kerusakan komponen mesin akibat panas dan gesekan.

Baca Juga:

error: