Kelebihan dan Kekurangan BMW E28 520i

Kelebihan dan Kekurangan BMW E28 520i – BMW E28 adalah generasi kedua dari keluarga BMW Seri-5  sebagai penerus dari BMW E12 yang dibangun atas dasar dari BMW New Class. Mobil ini masuk ke Indonesia di tahun 1982 melalui tipe 520i dan sudah mengadopsi mesin injeksi dan dirakit secara CKD oleh Gaya Motor.

Memasuki tahun 1987, hadir tipe 520iS sebagai varian facelift dengan pembaruan dari sebelumnya USDM menjadi desain versi global yang kini memakai bumper lebih kecil. Huruf S di depan i menandakan varian ini merupakan varian Sport, bukan bermesin spesial.

Di Indonesia sendiri, tipe 520i mengadopsi mesin M20B20 6 silinder dan menjadi satu-satunya varian E28 yang dijual resmi. Sementara tipe-tipe lain di atasnya yang lebih bertenaga hanya masuk melalui jalur Diplomatik atau Importir Umum.

Penjualan mobil ini tidaklah setenar adiknya, BMW E30 Seri-3 yang tenar berkat film Catatan Si Boy. Meski begitu, peredarannya sedikit lebih banyak dibandingkan BMW E32 Seri-7. Kiprah E28 Seri-5 berakhir pada tahun 1988 yang kemudian dilanjutkan oleh BMW E34 Seri-5 sebagai generasi ketiga.

Eksterior BMW E28 520i

Meskipun mobil ini merupakan versi peningkatan total dari pendahulunya , namun desain kakaknya masih terasa begitu kental dari luarnya yang dapat dilihat dari kap mesin mencuat tajam ke depan dan dibekali 4 buah lampu bulat mengapit kidney grille sehingga kesannya sangat agresif.

Desain tersebut sebenarnya sudah ada sejak awal akhir era 60-an yang pertama kali digunakan oleh BMW E3. Meski kuno, tapi desain ini menjadi trademark BMW yang menjadi pembeda antara mobil BMW klasik dan BMW modern sehingga tampak awet dan tak termakan jaman dibandingkan mobil klasik lainnya.

Kelebihan dan Kekurangan BMW E28 520i

Interior BMW E28 520i

Lanjut ke bagian interior, kabin mobil klasik tampak begitu memukau. Mulai dari setir yang menggunakan cabang 4 hingga panel dashboard yang mengarah ke posisi pengemudi. Walaupun usianya yang sudah mencapai kepala 3, beberapa panel pengendali pada mobil ini sudah mengadopsi sistem elektrikal. Hal ini dirasa sangat layak untuk melawan para pesaing dari Jepang seperti Toyota Cressida dan Honda Accord.

Dari segi kelengkapan fitur, BMW E28 520i sudah dilengkapi fitur tercanggih pada masanya sebagai kelengkapan standar seperti power window, power steering, jok kulit asli, dan rem cakram depan belakang.

Performa Mesin BMW E28 520i

Pada bagian dapur pacu, BMW 520i E28 dibekali mesin M20B20 berkapasitas 2.000 cc dengan konfigurasi 6 silinder segaris 12 katup SOHC. Mesin ini sudah mengadopsi teknologi injeksi Bosch ME-Motronic sehingga konsumsi BBMnya bisa lebih irit dibandingkan mesin pada BMW 70-an.

Tenaga yang dihasilkan oleh mesin M20 milik 520i mencapai 127 Hp pada putaran 6.000 RPM dengan torsi maksimal 164 Nm pada 4.300 RPM. Output yang cukup besar untuk sebuah mesin dengan rasio kompresi 8.8:1 tanpa catalic converter. Output tersebut dialirkan ke penggerak roda belakang dengan dukungan transmisi manual 5 percepatan dan matic 4 percepatan yang cukup langka.

Sebagai info tambahan, mesin BMW M20 juga ikut digunakan pada generasi penerusnya, E34 prefacelift. Tentunya dengan beberapa penyesuaian mekanikal dan elektrikal sehingga tenaga yang dihasilkan E34 M20 sedikit lebih besar.

Spesifikasi BMW E28 520i

  • Mesin : M20B20 2.000 cc
  • Konfigurasi : 6 silinder segaris 12 katup SOHC Bosch ME-Motronic.
  • Tenaga : 127 Hp @6.000 RPM.
  • Torsi : 164 Nm @4.300 RPM.
  • Bore x Stroke : 80 mm x 66 mm.
  • Rasio kompresi : 8.8:1.
  • Transmisi: Manual 5 percepatan dan matic 4 percepatan.
  • Tahun penjualan : 1982 – 1988.

Kelebihan dan Kekurangan BMW E28 520i

Berikut beberapa informasi penting mengenai di Indonesia Kelebihan dan Kekurangan BMW E28 520i yang dijual dari tahun 1982 hingga 1988.

Kelunggulan BMW 520i E28

  • Perawatan mudah,
  • Tenaga badak untuk seukuran mobil klasik.
  • Harga sparepart murah.
  • Bodi rigid.
  • Handling oke, khas BMW.
  • Interior lapang.
  • Harga jual kembali sangat bertahan.

Kelemahan BMW 520i E28

  • Harga untuk unit terawat sangat mahal.
  • Unit langka dan semakin berkurang.
  • Konsumsi BBM boros.
  • Suspensi agak keras, efek dari handling.
  • Sparepart slow moving mulai langka.

Demikian beberapa informasi penting mengenai di Indonesia Kelebihan dan Kekurangan BMW E28 520i yang dijual dari tahun 1982 hingga 1988. Bagi Anda yang berjiwa muda yang mengidamkan mobil klasik dengan harga terjangkau, Saya sangat menyarankan Anda untuk meminang mobil ini. Selain harga sparepartnya yang murah, unit yang langka juga akan membuat harga mobil ini melambung tinggi dalam jangka panjang jika Anda merawatnya dengan telaten. Baca juga:

Rekomendasi Sedan Terbaik di Bawah 40 Juta

Incoming search terms:

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!