Cara Engine Brake yang Benar

Cara Engine Brake yang Benar Mobil Matic / Manual – Saat menyetir seringkali kita menggunakan tuas transmisi agar kekuatan mesin dapat menghentikan laju mobil. Hal ini dikenal dengan Engine Brake, dengan alasan agar kinerja penggereman dapat dilakukan secara maksimal dan meminimalisir penguncian rem terutama pada mobil yang belum dibekali ABS.

Akan tetapi, adakah akibat buruk bagi mesin jika menggunakan engine braking? Sebagai catatan, engine braking tidak boleh digunakan secara sembarangan. Sehingga kita harus mengetahui prinsip dasarnya agar dapat agar mesin tidak cepat rusak.

Tidak masalah bagi kita jika sering menggunakan engine braking. Hanya saja dengan cara yang baik dan tepat dengan diiringi perawatan secara berkala.

Engine braking sangat bermanfaat bagi pengemudi untuk mengendalikan laju mobil dalam kecepatan tinggi, karena saat menjumpai rintangan di depan, mobil tidak cepat slip atau keluar dari jalur. Sehingga, laju mobil melambat dan lebih mudah dikontrol.

Cara Engine Brake yang Benar

Kali ini Jaldayat.com akan memberikan tips mengenai Cara Engine Brake yang Benar. Contohnya untuk mobil yang menggunakan transmisi manual. Jika tuas transmisi sedang pada posisi gear empat jangan langsung memindahkannya ke posisi gear dua.

Ada baiknya perpindahan posisi gear dilakukan dengan berurutan, misalnya dari gear empat ke gear tiga, lalu dari gear tiga ke gear dua. Begitulah kira-kira.

Yang jelas, penghematan bahan bakar dapat dilakukan dengan hal semudah ini. Jadi, lakukan berdasarkan tips di atas saat jarum RPM menyentuh garis 4.000 RPM, lalu pindahkan tuas transmisi ke posisi gear yang lebih rendah.

Jangan langsung menginjak pedal rem saat melakukan engine braking. Bisa saja kendaraan Anda akan susah untuk dikendalikan karena hentakan yang diberikan oleh mesin. Lakukan penggereman dengan menggunakan pedal rem pada kombinasi yang benar, jangan terlalu keras dan jangan terlalu lembut.

Cara Engine Brake pada Mobil Matic

Jika mobil anda menggunakan transmisi otomatis, gunakan tuas transmisi untuk memindahkan posisi gear dari “D” ke posisi “3” atau hanya menekan tombol OverDrive (O/D) kalau memang mobil Anda memiliki tombol O/D ini.

Jika dirasa masih kurang, pindahkan posisi gear ke gear “2”. Biasanya cara ini dilakukan hanya untuk melewati turunan curam agar kampas rem tidak cepat panas, sehingga dapat meminimalisir terjadinya rem blong.

Cukup sekian untuk kali ini mengenai Cara Engine Brake yang Benar, semoga bermanfaat. Baca juga tips mobil menarik lainnya.

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!