Kelebihan dan Kekurangan Hyundai Tucson Gen 2

Kelebihan dan Kekurangan Hyundai Tucson Gen 2 – Hyundai Tucson merupakan crossover kompak besutan Hyundai yang diproduksi sejak tahun 2004 melalui generasi pertamanya dengan kode bodi JM dan dijual hingga tahun 2010.

Memasuki akhir tahun 2010, Hyundai mengenalkan Tucson Gen 2 sebagai pengganti Tucson Gen 1 dengan mengenakan kode bodi LM yang tampilannya tampak lebih modern dan stylish dibandingkan generasi sebelumnya yang terkesan kaku dan monoton.

Ketika pertama kali hadir di Indonesia, Tucson Gen 2 hanya dijual lewat tipe GLS bermesin Theta II 2.000 cc. Ia tersedia dengan pilihan transmisi manual 5 percepatan dan matic tiptronic 6 percepatan yang disebut sebagai Shiftronic oleh Hyundai.

Tahun 2012, Hyundai kembali melengkapi lini Hyundai Tucson Gen 2 dengan cara mengenalkan tipe XG yang berfitur lebih lengkap. Diantaranya Panoramic Sunroof, Video Rear Parking sensor yang terletak di kaca tengah, desain velg baru, serta audio dengan kualitas lebih dinamis dan body kit yang lebih bernuansa sportif.

Selanjutnya, Hyundai melakukan minor facelift di akhir tahun 2013 dengan beberapa update termasuk revisi eksterior depan, velg, dan penambahan fitur. Tucson Facelift ini lebih berkarakter dibanding pendahulunya karena membawa desain fluidic Sculpture terbaru milik Hyundai yang juga digunakan pada kakaknya, Hyundai Santa Fe Gen 2.

Tak hanya itu saja, Hyundai Gen 2 facelift sudah mengadopsi mesin baru dengan kode NU dan transmisi manual baru berupa 6 percepatan. Mesin ini memiliki output yang lebih kecil tapi puncak torsi dapat diraih pada putaran lebih rendah sehingga respon mesin pada putaran bawah menjadi lebih baik.

Di pasar lokal dalam segmen crossover kompak, Hyundai Tucson Gen 2 menjadi rival bagi Honda CR-V RM, Chevrolet Captiva, Nissan X-Trail T32, Subaru Forester, Kia Sportage, Mazda CX-5, Mitsubishi Outlander Sport, dan Suzuki Grand Vitara. Penjualannya berakhir pada tahun 2015 lalu digantikan oleh Hyundai Tucson Gen 3.

Baca juga :

Panduan Beli Hyundai Tucson Bekas

Komparasi Hyundai Tucson vs Honda CRV vs Chevy Captiva vs Renault Koleos

Spesifikasi Hyundai Tucson Gen 2

  • Mesin : 2.0 liter Theta II (prefacelift): 2.0 liter  (facelift).
  • Tenaga : 165 HP @6.200 RPM (prefacelift); 156 HP @6.200 RPM (facelift).
  • Torsi : 197 Nm @4.600 RPM (prefacelift); 192 Nm @ 4.600 RPM (facelift).
  • Konsumsi BBM : 7-10 km/L (dalam kota), 9-13 km/L (luar kota).
  • Transmisi : manual 5 percepatan  (prefacelift), manual 6 percepatan (facelift) dan matic shiftonic 6 percepatan.
  • Suspensi : Depan MacPherson strut, belakang multi-link.
  • Rival : Honda CR-V, Chevrolet Captiva, Nissan X-Trail, Subaru Forester, Kia Sportage, Mazda CX-5, Mitsubishi Outlander Sport, dan Suzuki Grand Vitara.
  • Tahun penjualan : 2010 – 2013 (prefacelift); akhir 2013 – 2015 (facelift).

Kelebihan dan Kekurangan Hyundai Tucson Gen 2

Berikut beberapa informasi penting mengenai Kelebihan dan Kekurangan Hyundai Tucson Gen 2 di Indonesia yang dijual dari tahun 2010 hingga 2015.

Kelebihan Hyundai Tucson Gen 2

  • Respon mesin.
  • Konsumsi bahan bakar lebih irit dari gen sebelumnya.
  • Jok empuk berlapiskan kulit.
  • Kualitas audio.
  • Peredaman kabin cukup baik.
  • Ground clearance tinggi.
  • Adanya pilihan transmisi manual.
  • Akomodasi kabin.

Kekurangan Hyundai Tucson Gen 2

  • Desain bodi tampak kurang proporsional.
  • Visibilitas ke belakang minim.
  • Bantingan suspensi cukup keras.
  • Bodyroll cukup besar.
  • Kinerja penggereman buruk.
  • Kurang nyaman.
  • Beberapa sentuhan interior terkesan murah.
  • Resale value.

Demikian beberapa informasi penting mengenai Kelebihan dan Kekurangan Hyundai Tucson Gen 2 di Indonesia yang dijual dari tahun 2010 hingga 2015. Sudah sepantasnya Kita mengubah mindset menjadi lebih terbuka dengan cara membeli mobil dengan melihat spesifikasi terlebih dahulu sesuai kebutuhan. Bukan hanya memikirkan resale value. Baca juga:

Rekomendasi SUV 7 Penumpang Terbaik

Incoming search terms:

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!