Kelebihan dan Kekurangan Toyota Kijang Innova Gen 1

Review Spesifikasi Toyota Kijang Innova Gen 1 Bensin dan Diesel – Keluarga Kijang di Indonesia dapat ditelusuri kembali jejaknya dari tahun 1977. Prototipe Toyota Kijang pertama kali ditampilkan di Jakarta Fair 1975 dengan produksi dimulai dua tahun kemudian. Pertama kali diproduksi dimulai sebagai sebuah truk pick-up dan juga minibus yang lebih akrab disapa dengan nama Kijang Buaya.

Misi dari penjualannya saat itu adalah sangat sederhana : menawarkan orang transportasi murah sementara memiliki kemampuan untuk membawa banyak orang dan menaklukkan jalan yang buruk.

Misi ini terbukti berhasil hingga tahun 2005. Untuk tahun selanjutnya Kijang tidak lagi hadir dengan versi pick-up karena peredarannya digantikan oleh Toyota Hilux. Di pasar lokal, Innova menjadi saingat berat bagi  Isuzu Panther, Nissan Grand Livina, Suzuki APV, dan KIA Carens.

Pada akhir tahun 2004, Toyota Kijang generasi kelima akhirnya dikenalkan kepada publik Indonesia, dengan penambahan nama “Innova”. Nama Kijang yang telah melekat puluhan tahun di tanah air tidaklah terlalu akrab pada model ini, karena orang-orang lebih suka menamainya Toyota Innova.

Mobil ini dihadirkan dengan kemewahan yang sangat signifikan dari model sebelumnya dan salah satu kendaraan dari program IMV yang berbagi platform dengan Hilux dan Fortuner Gen1.

Sasis yang digunakan tetap body-on-frame yang sangat cocok untuk berbagai cuaca dan situasi sulit khas Indonesia. Mesin yang digunakan juga berbeda dengan generasi sebelumnya yang lebih diandalkan dengan kapasitas 1,8 liter.

Namun untuk Toyota Innova telah dibekali dengan mesin tiga tipe, antara lain 2,0 liter bensin, 2,5 liter diesel dan juga mesin 2,7 liter bensin yang sama seperti Fortuner. Mesin 2,7 liter hanya diproduksi pada tahun 2004/2005 dengan edisi yang terbatas dan fitur yang melimpah.

Pada Desember 2015 silam, Innova gen 1 ini digantikan oleh Toyota Innova Gen 2 dengan perubahan total meliputi eksterior, interior, mesin dan fitur.

Posisi Toyota Innova bertguas melanjutkan kiprah Toyota Kijang generasi keempat yang telah mengalami facelift tiga kali sejak tahun 1997 hingga 2004. Pada segmen ini, Toyota sangat berambisi untuk menekan penjualan Isuzu yang terkenal jargon “rajanya diesel”, produk andalannya adalah Isuzu Panther yang telah bersaing dari generasi Kijang Extra.

Hingga generasi kelima ini, Toyota Kijang tetap masih bersaing dengan produk Isuzu, yaitu Panther Touring. Facelift yang dilakukan terhadap Innova hingga saat ini tercatatat mencapai empat kali, antara lain pada akhir tahun 2006, September 2008, Oktober 2009, dan Februari 2012. Varian yang tersedia termasuk J, E, G, dan V.

Baca juga :

Panduan Beli Innova Diesel Bekas

Review Spesifikasi Toyota Kijang Innova Gen 1

Review Spesifikasi Toyota Kijang Innova Gen 1 : Exterior

Untuk eksterior, kesan mewah pada mobil ini memang tidak terlalu melekat, namun bodynya yang membulat dan jauh dari desain retro dirasa cukup cocok untuk melawan arus penjualan pada segmen MPV 7 seater yang semakin ramai diikuti oleh berbagai merk.

Foglamp hadir sebagai fitur standar pada tipe G dan tipe V. Sedangkan wiper belakang hadir pada seluruh versi kecuali untuk tipe J dan juga tipe E sebelum facelift pertama dilakukan. Banyaknya varian yang hadir pada mobil ini mungkin akan membuat Anda kebingungan.

Untuk membedakannya mungkin beberapa hari kedepan Jaldayat akan merangkum secara detail antara perbedaan tipe Innova pada postingan berikutnya.

Review Spesifikasi Toyota Kijang Innova Gen 1 : Interior

Berlanjut ke ruang kabin, Toyota Innova telah dibekali dengan fitur dan fasilitas yang cukup memadai. Desain dashboard menjadi lebih kurva, sama sekali tidak ada jejak dari generasi sebelumnya.

Tipe rendah memiliki interior abu-abu sedangkan untuk tipe G dan tipe V berwarna Cream dengan beberapa motif wood panel. Glovebox ganda menjadi fitur standar untuk semua model. Untuk fitur multimedia, mobil ini telah dibekali dengan head unit dengan port USB terintegrasi.

Review Spesifikasi Toyota Kijang Innova Gen 1
Interior Innova Gen 1

Posisi pengemudi cukup tinggi yang merupakan ciri khas Kijang yang diwarisi dari pendahulunya. Pada kursi barisan kedua, ruang lutut untuk penumpang juga dirasa cukup, tidak terlalu luas namun juga tidak terlalu sempit, kecuali untuk barisan ketiga, lebih cocok diduduki oleh anak-anak.

Kursi belakangnya dapat dilipat, namun bukan ke depan, melainkan ke samping, sehingga dapat menyisakan ruang penyimpanan ekstra sebagai bagasi.

Review Spesifikasi Toyota Kijang Innova Gen 1 : Mesin

Mesin yang paling fenomenal di kalangan varian Innova yaitu mesin diesel 2,5 liter dengan kode 2KD-FTV yang mampu mengeluarkan tenaga maksimal hingga 102 HP pada putaran mesin 3.600 RPM dan torsi puncak 200 Nm pada putaran 1.400 hingga 3.200 RPM untuk transmisi manual dan 260 Nm pada putaran 1.600 hingga 2.400 RPM untuk transmisi otomatis.

Review Spesifikasi Toyota Kijang Innova Gen 1
Mesin Innova Gen 1 Bensin

Di sisi lain juga terdapat pilihan mesin bensin 2,0 liter dengan kode 1TR-FE yang mampu memberikan tenaga hingga 136 HP pada putaran 5.600 RPM dan torsi puncak 182 Nm pada putaran mesin 4.000 RPM.

Meskipun mesin diesel cenderung underpower atau kurang bertenaga, namun dalam hal ini lebih baik jika dibandingkan dengan Isuzu Panther Touring dalam kesemua hal termasuk untuk biaya servis. Namun jika disandingkan dengan KIA Carens, Toyota Innova masih kalah dalam hal tenaga.

Untuk mesin diesel, konsumsi bahan bakar lebih irit namun kekurangannya selain underpower adalah mesin yang berisik. Sedangkan versi bensin konsumsi bahan bakarnya lumayan boros namun tarikan lebih responsif, tenaga besar dan suara mesin yang halus.

Review Spesifikasi Toyota Kijang Innova Gen 1
Mesin Innova Gen 1 Diesel

Review Spesifikasi Toyota Kijang Innova Gen 1 : Handling

Berdasarkan data teknis dari Toyota, mobil ini menggunakan sasis ladder frame / body on frame yang banyak digunakan pada pick-up karena daya tahan dan daya angkutnya lebih bagus, namun berimbas pada hal kenyamanan.

Karena getaran yang didapati ketika melewati permukaan jalan rusak tidak terserap secara optimal oleh sasis sehingga getaran tersebut ikut merambat ke body mobil. Namun secara keseluruhan mobil ini  masih masuk dalam kategori nyaman.

Spesifikasi Toyota Kijang Innova Gen 1

  • Tahun produksi : 2005 – 2015.
  • Mesin : 2,0 liter 1TR-FE 4 silinder bensin dan 2,5 liter 2KD-FTV 4 silinder diesel.
  • Tenaga : 136 HP @5.600 RPM (bensin) dan 102 HP @3.600 RPM (diesel).
  • Torsi puncak : 182 Nm @4.000 RPM (bensin), 200 Nm @1.400-3.200 RPM (MT diesel), 260 Nm @1.600-2.400 RPM (AT diesel).
  • Konsumsi BBM : 6-10km / L (dalkot), 8-12km / L (lukot) (* perkiraan dan bervariasi)
  • Transmisi: 5-speed manual, 4-speed otomatis.
  • Suspensi: Front independent double wishbone, rear 4-link Lateral Rod Rigid Axle.
  • Rival : Isuzu Panther, Nissan Grand Livina, Suzuki APV, dan KIA Carens.

Review Spesifikasi Toyota Kijang Innova Gen 1 : Harga

Berkat jangka produksi yang jangka panjang, maka harga bekas Kijang Innova Diesel maupun Bensin kian beragam. Untuk Innova Bensin tahun 2004 tipe G 120 Jutaan, tipe V 130 Jutaan, harga tersebut khusus untuk transmisi manual, namun untuk transmisi otomatis biasanya dihargai lebih murah 5 – 10 jutaan. Sedangkan untuk Innova Diesel tahun 2004 tipe G dan juga tipe V harganya berada di sekitaran yang sama dengan versi mesin bensin.

Kelebihan dan Kekurangan Toyota Kijang Innova Gen 1

Kelebihan Toyota Kijang Innova Gen 1 : Varian. 

Varian yang banyak menjadi kekuatan Innova Gen 1 dalam pertarungan di segmen medium MPV ladder frame. Mulai dari pilihan mesin bensin diesel, transmisi otomatis dan manual, hingga trim level dari tipe J, E, G, dan V. Untuk itu, pilihlah tipe yang sesuai kebutuhan Anda agar tidak menyesal di kemudian hari.

Kelebihan Toyota Kijang Innova Gen 1 : Kabin

Tak dapat dipungkiri, Innova memiliki kabin yang cukup lapang untuk baik dari headroom dan juga legroom. Terkecuali untuk kabin row ketiga karena posisi ini memang ditujukan untuk diisi oleh anak-anak.

Kelebihan Toyota Kijang Innova Gen 1 : Desain 

Innova Gen 1 menggunakan desain yang rupawan dan long lasting sehingga ia pun disukai banyak orang. Namun kontroversi pernah terjadi pada tipe facelift terakhir yang menggunakan grill besar sehingga desain elegan ala Innova sejak dulu sedikit berkurang.

Kelebihan Toyota Kijang Innova Gen 1 : Ground Clearence

Innova Gen 1 mempunyai ground clearance tertinggi di kelasnya. Ini menjadi poin penting mengapa di seluruh pelosok negeri banyak orang yang memilih Innova terutama untuk daerah yang pembangunan infrastruktur jalan masih kurang.

Kelebihan Toyota Kijang Innova Gen 1 : Velg 5 baut

Hal ini penting untuk para penggemar modifikasi sehingga mencari velg aftermarket menjadi lebih mudah. Namun begitu, velg 5 baut harganya sedikit lebih mahal dibandingkan velg 4 baut.

Kelebihan Toyota Kijang Innova Gen 1 : Peredaman kabin 

Awalnya, Innova memiliki kabin yang cukup bising pada keluaran tahun tua. Tapi hal ini sudah ditanggulangi oleh Toyota pada model facelift pertama sehingga kabinnya menjadi lebih senyap.

Kelebihan Toyota Kijang Innova Gen 1 : AC triple blower

Semua tipe Innova Gen 1 bekas yang mudah Anda temui biasanya sudah mengadopsi AC pada setiap row. Dengan begitu, pendinginan kabin menjadi lebih merata hingga ke row ketiga.

Kelebihan Toyota Kijang Innova Gen 1 : Jaringan servis

Kekuatan terbesar dari merk Toyota ada di poin ini. Bengkel resmi Toyota sangat mudah dijumpai bahkan di kota-kota kecil sekalipun. Jadi, perawatannya juga lebih mudah. Belum lagi mobil ini terkenal akan perawatannya yang mudah dan harga suku cadang terjangkau dibandingkan brand lain.

Kelebihan Toyota Kijang Innova Gen 1 : Harga bertahan

Bagi Anda yang cepat bosan, tidak ada salahnya membeli Innova untuk sementara waktu tanpa takut harganya jatuh. Sebab, Innova Gen 1 harga bekasnya cukup bertahan bahkan untuk tahun keluaran yang sudah lebih dari 5 tahun.

Kelebihan dan Kekurangan Toyota Kijang Innova Gen 1

Kekurangan Toyota Kijang Innova Gen 1 : Tarikan

Meski memiliki mesin bertenaga tapi jangan harap mobil ini memiliki tarikan yang bagus. Dengan bobotnya yang berat menjadikan akselerasi Innova Gen 1 menjadi lemot.

Kekurangan Toyota Kijang Innova Gen 1 : Boros 

Sudah bukan rahasia umum jika mobil ini boros terutama untuk semua varian yang berbahan bakar bensin. Akselerasi yang boyo seringkali memaksa driver untuk menekan gas dalam-dalam sehingga katup bensin terbuka lebar. Namun hal ini bukan masalah kalau Anda memillih varian diesel dengan tahun produksi 2010 ke atas.

Kekurangan Toyota Kijang Innova Gen 1 : Radius putar

Innova Gen 1 memiliki radius putar yang cukup besar dan akan menyulitkan Anda ketika putar balik

Kekurangan Toyota Kijang Innova Gen 1 : Kap mesin

Mobil ini memiliki moncong yang cukup rendah dari kaca depan dan tidak terlihat sehingga menyulitkan bagi yang belum terbiasa.

Kekurangan Toyota Kijang Innova Gen 1 : Suspensi

Meski nyaman, tetapi Innova Gen 1 memiliki bantingan yang keras dibandingkan beberapa rival di kelas yang sama. Untungnya hal ini membantu untuk meminimalisir gejala body roll yang merupakan kelemahan terbesar pada generasi sebelumnya, Toyota Kijang Kapsul.

Kekurangan Toyota Kijang Innova Gen 1 : Tuas gigi

Poin terakhir yang membuat Innova kurang nyaman dikendarai adalah perpindahan tuas persneling terlalu keras untuk transmisi manual.

Demikian ulasan lengkap mengenai review spesifikasi Toyota Kijang Innova Gen 1 Bensin dan Diesel. Ketangguhan generasi Kijang memang tak perlu diragukan lagi. Dengan segenap kekurangannya yang tidak seberapa, dapat tertutupi dengan sempurna oleh kelebihannya. Sebagai tambahan, dikarenakan mobil ini khusus dirancang untuk iklim tropis di Asia, maka mobil ini pasti mampu menjawab berbagai kebutuhan Anda dan keluarga Anda. Baca juga:

Rekomendasi Mobil Keluarga 120 Jutaan

Kelebihan dan Kekurangan Toyota Kijang Innova Gen 1

Review Spesifikasi Toyota Kijang Innova Gen 1 Bensin dan Diesel - Keluarga Kijang di Indonesia dapat ditelusuri kembali jejaknya dari tahun 1977. Prototipe Toyota Kijang pertama kali ditampilkan di Jakarta Fair 1975 dengan produksi dimulai dua tahun kemudian. Pertama kali diproduksi dimulai sebagai sebuah truk pick-up dan juga minibus yang lebih akrab disapa dengan nama Kijang Buaya.